Begini Cara Melakukan Ruqyah Mandiri

110
Begini Cara Melakukan Ruqyah Mandiri

Suaramuslim.net – Dalam pelaksanaanya, ruqyah seringkali dibantu oleh peruqyah. Namun tahukah Anda bahwa kita bisa melakukan ruqyah secara mandiri?

Syaikh Abdul Azhim Badawi Al Khalafi pernah ditanya tentang bagaimana hukum meminta ruqyah syar’iyah.  Ia kemudian menjelaskan dalam fatwanya yang dikutip oleh ar.islamway.net. Ia menjelaskan bahwa, meminta di-ruqyah syar’iyyah hukumnya tidak mengapa. Maksudnya, orang yang sedang sakit tidak mengapa meminta kepada orang yang dianggap bisa meruqyah dengan berkata “Ruqyahlah saya, bacakan bacaan-bacaan ruqyah kepada saya.” Namun meninggalkannya lebih utama.

Karena Nabi shallallahu’alaihi wa sallam menyebutkan 70.000 orang yang masuk surga tanpa hisab dan tanpa adzab di antaranya yaitu orang yang laa yastarquun, maksudnya orang yang tidak meminta diruqyah. Dalam rangka menyempurnakan tawakal kepada Allah.

“Meminta diruqyah hukumnya boleh, walaupun meninggalkannya itu lebih utama,” pungkasnya.

Namun, ruqyah tidak harus dilakukan dengan meminta bantuan orang lain, meruqyah diri sendiri pun sangat memungkinkan. Meski bisa dilakukan sendiri, tentu harus didasari oleh syarat tertentu pula agar tidak tersesat  dan tergelincir dalam ruqyah syirkiyah, yang justru menjauhkan dari Allah subhanahu wa ta’ala.

Adab Ruqyah Mandiri

Ada beberapa adab yang perlu Anda ketahui ketika hendak meruqyah mandiri. Pertama adalah berwudhu terlebih dahulu, karena ketika membaca kalimat thayibah, dianjurkan dalam keadaan suci.

Kedua, baca ayat Al-Quran yang sering digunakan untuk ruqyah, dengan niat ruqyah. Seperti ayat kursi, dua ayat terakhir surat Al-Baqarah, atau surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas, atau ayat lainnya.

Ketiga, bisa juga dengan menggunakan doa yang pernah diajarkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Atau, bisa juga dengan mengusapkan tangan ke anggota tubuh yang bisa dijangkau, atau ke anggota tubuh yang sakit.

Keempat, Anda juga bisa menggunakan media air. Caranya, kita membaca ayat-ayat ruqyah dengan mendekatkan segelas air bersih di mulut. Selesai baca, air diminum. Dan selanjutnya, tawakkal kepada Allah.

Mencegah Lebih Baik Daripada Mengobati

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lebih banyak mengajarkan kepada umatnya untuk lebih banyak berdzikir, merutinkan dzikir dalam setiap keadaan, terutama setiap pagi dan sore.

Banyak di antara doa dan dzikir pagi-sore yang dijadikan sebab untuk mendapat penjagaan dari Allah dari setiap gangguan makhluk yang kelihatan maupun yang tidak kelihatan. Karena itulah, di dua waktu ini, Allah memotivasi kita untuk kita untuk memperbanyak berdzikir.

Allah perintahkan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk selalu istighfar dan banyak berdzikir setiap pagi dan sore, “Mohonlah ampunan untuk dosamu dan bertasbihlah seraya memuji Tuhanmu pada waktu petang dan pagi.” (QS. Ghafir: 55).

Allah perintahkan Nabi Zakariya untuk rutin berdzikir setiap pagi dan sore, “Perbanyaklah berdzikir menyebut nama Rabmu, dan sucikan Dia setiap sore dan pagi.” (QS. Ali Imran: 41). Allah juga memuji orang yang rajin dzikir dan berdoa setiap pagi dan petang, “Bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap wajah-Nya…” (QS. al-Kahfi: 28). Dengan memperbanyak dzikir di pagi  hari dan petang, maka akan mengurangi peluang  gangguan jin di dalam diri.

Demikian artikel tentang cara melakukan ruqyah dengan cara sederhana dan dapat Anda lakukan sendiri dirumah tanpa khawatir akan akibat negatifnya.

Kontributor: Mufatihatul Islam
Editor: Muhammad Nashir

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here