Cara menghitung indeks massa tubuh. Foto: elevenia blog

Suaramuslim.netBody mass index (BMI) atau indeks massa tubuh (IMT) adalah parameter yang digunakan untuk menghitung berat badan seseorang. Melalui perhitungan ini, akan diketahui apakah berat badan kamu tergolong normal, kurang, atau berlebih.

Perlu diingat bahwa berat badan ideal setiap orang berbeda-beda. Oleh karena itu, cara untuk tahu apakah berat badan tergolong ideal atau tidak yaitu dengan mengetahui IMT atau BMI.

Selain berat badan, kamu juga harus mengetahui tinggi badan yang merupakan salah satu komponen pengukurannya.

Perlu menjadi catatan bahwa BMI bukanlah pengukuran yang akurat karena tidak bisa menjelaskan secara detail mengenai masalah berat badan seseorang. Hasil perhitungan BMI juga tidak dapat memperhitungkan lemak dalam tubuh untuk mengukur risiko penyakit kronis.

Apa itu indeks massa tubuh?

“Indeks massa tubuh adalah cara yang baik untuk menilai apakah berat badanmu sehat atau tidak,” kata Jessica Crandall, RD, pendidik diabetes bersertifikat dan juru bicara nasional untuk Academy of Nutrition and Dietetics, dikutip dari Daily Burn.

Indeks massa tubuh adalah metrik standar yang digunakan untuk menentukan siapa saja yang masuk dalam golongan berat badan sehat dan tidak sehat.

Indeks massa tubuh alias BMI membandingkan berat badan kamu dengan tinggi badan, dihitung dengan membagi berat badan dalam kilogram dengan tinggi badan dalam meter kuadrat.

Tabel Batas Ambang Indeks Massa Tubuh (IMT). Foto: p2ptm.kemkes.go.id

Misalnya, kamu ingin mencari tahu apakah kamu normal atau obesitas. Kamu memiliki berat badan 80 kilogram dan tinggi 1,75 m (175 centimeter).

Pertama, kalikan tinggi badan dalam kuadrat: 1,75 x 1,75 = 3,06. Selanjutnya, bagi angkat berat badan dengan hasil kuadrat tinggi badan: 80/3,06 = 26,1. Terakhir, bandingkan angka BMI kamu (26,1) dengan kategori berat badan yang tercantum di bawah ini:

Di bawah 18,5 = Berat badan kurang

18,5 – 22,9 = Berat badan normal

23 – 29,9 = Berat badan berlebih (kecenderungan obesitas)

30 ke atas = obesitas

Dengan begitu, angka BMI alias indeks massa tubuh kamu menyatakan bahwa kamu memiliki kelebihan berat badan.

1. Untuk perempuan

Rentang nilai indeks massa tubuh untuk perempuan dewasa adalah sebagai berikut:

  • Kurus: < 17 kg/m²
  • Normal: 17-23 kg/m²
  • Kegemukan: 23-27 kg/m²
  • Obesitas: > 27 kg/m²

2. Untuk laki-laki

Rentang nilai indeks massa tubuh untuk laki-laki dewasa adalah sebagai berikut:

  • Kurus: < 18 kg/m²
  • Normal: 18-25 kg/m²
  • Kegemukan: 25-27 kg/m²
  • Obesitas: > 27 kg/m²

Seberapa akurat nilai IMT sebagai indikator kegemukan tubuh?

Setelah mengetahui cara menghitung IMT di atas, kamu juga perlu memahami bahwa banyak faktor lain yang bisa menyebabkan seseorang dikatakan gemuk. Sehingga, angka IMT bukanlah satu-satunya indikator.

Oleh karena itu, penghitungan IMT di atas hanya berlaku untuk orang dewasa yang berusia di atas 18 tahun dan tidak berlaku untuk bayi, anak, remaja, ibu hami, maupun atlet.

Ada beberapa hal tentang IMT yang perlu kamu ketahui, seperti berikut ini.

  • Pada nilai IMT yang sama, perempuan cenderung memiliki lemak yang lebih banyak dibandingkan laki-laki.
  • Pada nilai IMT yang sama, orang Asia memiliki lemak tubuh yang lebih banyak dibandingkan dengan ras lainnya.
  • Pada nilai IMT yang sama, lansia rata-rata memiliki lemak tubuh yang lebih banyak jika dibandingkan dengan orang dewasa muda.
  • Pada IMT yang sama, atlet memiliki lemak tubuh lebih sedikit jika dibandingkan dengan orang yang non-atlet.

Supaya tetap sehat, pastikan berat badanmu selalu normal ya. Sebab kalau beratmu berlebihan atau bahkan obesitas, kamu berisiko terkena sejumlah penyakit serius. Di antaranya adalah penyakit jantung, tekanan darah tinggi, stroke, diabetes mellitus tipe 2, batu empedu, dan kanker tertentu. Yuk rajin-rajin olahraga!

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.