Cara Mengolah Daging Kurban yang Benar agar Nutrisi Tetap Terjaga

Cara Mengolah Daging Kurban yang Benar agar Nutrisi Tetap Terjaga

Cara Mengolah Daging Kurban yang Benar agar Nutrisi Tetap Terjaga
Olahan daging kambing. Foto: Pixabay.com

Suaramuslim.net – Pada hari raya haji seluruh umat muslim di dunia akan merayakan ibadah dengan berkurban.

Kurban merupakan penyembelihan hewan tertentu sesuai dengan aturan dan yang diperbolehkan dalam agama Islam. Di Indonesia, hewan kurban yang disembelih umumnya berupa sapi, kerbau, dan kambing.

Setiap keluarga yang menerima pembagian daging punya cara sendiri dalam mengolah daging kurban. Nah, agar kesehatan tetap terjaga, kamu perlu tahu cara yang tepat dalam mengelola daging kurban.

Baik daging sapi maupun daging kambing mengandung banyak nutrisi, termasuk protein yang berperan dalam pembentukan otot dan fungsi otak serta zat besi yang berfungsi dalam pembentukan sel darah merah di dalam tubuh.

Jangan anggap remeh mengolah daging kurban ini ya. Cara mengolah daging sapi maupun kambing harus punya pengolahan yang tertata karena akan membantu rasa daging setelah dimasak. Terutama cara mengolah daging kambing yang biasanya ada bau prengus tersendiri.

Bagaimana cara mengolah daging kurban yang tepat dan tidak merepotkan? 

1. Jangan cuci daging saat akan disimpan

Mencuci daging yang hendak disimpan justru akan memasukkan kuman ke pori-pori daging dan merusak kualitasnya, maka cuci saja besok ketika hendak dimasak.

2. Simpan dalam freezer

Untuk menjaga daging tetap segar dan tahan lama, simpan daging segar dengan cara dibekukan.

Potong daging dalam porsi siap masak. Simpan dalam kantong plastik atau wadah kedap udara. Simpan dalam freezer. Hal ini penting untuk menghambat pertumbuhan bakteri jahat.

3. Pengemasan yang tepat

Sebelum menyimpan daging dalam freezer gunakan pembungkus yang tepat. Plastik wrap adalah pembungkus yang ideal untuk menyimpan daging segar. Pengemasan yang tepat akan membantu kualitas daging agar tetap segar.

4. Cairkan dengan suhu normal

Penting untuk dicatat, jangan cairkan daging beku dengan air panas saat akan memasak. Letakkan dulu daging tersebut di bawah air suhu normal dalam keadaan terbungkus plastik rapat. Setelah empuk, barulah buka plastik, cuci hingga bersih, lalu daging siap dimasak.

5. Rebus dulu

Daging yang sudah direbus belum tentu tidak segar lho. Cara mengolahnya sangat gampang, kamu cukup merebusnya saja dalam air mendidih dalam waktu tertentu hingga daging sapi matang.

Cara mengolah daging kurban agar cepat empuk saat dimasak

Ada beberapa cara yang bisa kamu terapkan agar bisa mendapatkan daging yang empuk, wangi harum dan lezat.

Pertama, cara mengolah daging sapi kamu bisa memotong daging dengan melawan alur urat dan seratnya. Memotong dengan cara ini bisa membantu agar daging menjadi empuk setelah dimasak nanti.

Kemudian, cara selanjutnya adalah dengan memukul-mukul daging sebelum dimasak. Gunanya untuk melemaskan otot daging dan seratnya lebih lembut setelah dimasak nanti.

Untuk daging kambing, ada beberapa cara mengolahnya. Kamu bisa menggunakan beberapa teknik salah satunya yakni membungkus daging dengan daun pepaya dan buah nanas. Daun pepaya bisa membuat daging menjadi empuk setelah matang sedangkan nanas untuk menghilangkan bau prengusnya. 

Like this article?

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on WhatsApp
Share on Telegram

Leave a comment