Cara Tepat Mempersiapkan Kelahiran Anak

102
Cara Tepat Mempersiapkan Kelahiran Anak

Suaramuslim.net – Memasuki masa kehamilan yang sudah makin dekat dengan hari perkiraan kelahiran, maka makin banyak persiapan yang perlu dilakukan dan terkadang membuat bingung para ibu baru. Apa saja yang harus dipersiapkan sebelum melahirkan? berikut ini ulasannya.

Begitu banyak hal yang perlu diperhatikan demi menyambut kedatangan buah hati tercinta. Mempersiapkan rumah sakit dan dokter misalnya, kedua hal ini penting untuk Anda persiapkan jauh sebelum hari kelahiran. Mulailah mencari informasi mengenai dokter kandungan yang tepat untuk persalinan Anda sejak masa awal kehamilan Anda.

Pemilihan dokter akan memengaruhi pilihan rumah sakit Anda karena Anda umumnya hanya dapat memilih rumah sakit tempat dokter Anda praktik. Oleh karena itu Anda perlu banyak mencari informasi, seperti apakah dokter Anda praktik di rumah sakit lain, apakah peraturan dan suasana rumah sakit tersebut cocok dengan Anda, kemudian yang juga perlu Anda pikirkan adalah jarak rumah Anda ke rumah sakit tersebut.

Kumpulkan informasi sebanyak-banyaknya selama masa kehamilan Anda. Cobalah untuk bertanya pada dokter atau petugas di bagian unit persalinan, apakah Anda dapat melihat-lihat fasilitas yang cukup, seperti kamar dan ruang bersalin.

Lengkapi Barang yang perlu Dibawa

Agar Anda nyaman saat berada di rumah sakit dan tidak ada yang tertinggal, ada baiknya Anda mencatat barang-barang yang akan anda bawa untuk persalinan di rumah sakit.

Anda bisa mempersiapkan tas rumah sakit dari jauh-jauh hari. Idealnya ketika Anda hamil 8 bulan, karena Anda bisa melahirkan setiap saat dalam minggu-minggu menjelang tanggal jatuh tempo. Anda mungkin ingin mengepak dua tas kecil untuk persiapan melahirkan: satu untuk barang-barang yang Anda butuhkan selama persalinan, dan satu lagi untuk barang-barang untuk setelah Anda melahirkan, di ruang pemulihan.

Beberapa barang yang wajib anda bawa adalah, baju ganti (jubah mandi, daster, sendal, kaus kaki) untuk Anda pakai saat melahirkan. Pihak rumah sakit biasanya akan menyediakan jubah dan sendal rumah sakit, tapi tidak apa untuk membawa cadangan pribadi. Pilih daster atau piyama yang nyaman, sebaiknya tanpa lengan, atau berlengan pendek dan longgar, sehingga perawat akan dengan mudah memeriksa tekanan darah Anda.

Perlengkapan mandi dan kecantikan (make up, ikat rambut, skin care, pasta dan sikat gigi, sabun dan shampo, sisir, gunting kuku, tisu basah), Baju ganti (t-shirt longgar, handuk, waslap, sarung, pakaian dalam, bra menyusui, kaos kaki hangat), sendal, dan peralatan tidur (bantal atau boneka), Handphone dan charger, pemutar musik, DVD portable — jika perlu dan, baju salin bayi, juga baju salin Anda, untuk saat check out.

Babyproof rumah Anda

Pastikan kamar bayi sudah siap, pakaian dan perlengkapan bayi (kain bedong, seprai, selimut, sarung bantal guling) dan pakaian Anda serta pasangan semua sudah dicuci dan disterilkan. Cuci semua item secara terpisah menggunakan deterjen lembut ramah-bayi dan bebas dari parfum. Anda dapat melakukan babyproofing yang lebih mendetail, seperti menutup ujung-ujung meja dan stop kontak, nanti ketika si kecil sudah lebih aktif.

Selain itu, luangkan waktu untuk diskusi dari hati-ke-hati dengan pasangan tentang ekspektasi tugas rumah tangga masing-masing setelah bayi tiba nanti. Jangan berasumsi bahwa pasangan Anda akan paham seberapa banyak bayi baru Anda akan membolak-balik hidup Anda. Bicarakan tentang bagaimana Anda berdua akan membagi tugas merawat bayi dan merawat rumah. Dan, pandu pasangan tentang hal-hal yang mungkin kurang jelas, seperti apa yang dapat ia lakukan untuk mendukung Anda menyusui nanti.

Ikuti Kelas Persiapan Melahirkan

Anda dapat memoles dasar-dasar prinsip melahirkan dari awal, tapi akan layak untuk melatih teknik pernapasan dan relaksasi dengan seseorang yang paham mengenai topik tersebut. Lagipula, Anda mungkin memiliki beberapa pertanyaan pribadi yang amat sangat butuh jawaban. Ada segala macam hal tentang ibu baru yang, untuk apa pun alasannya, kadang-kadang tetap tabu — inkontinensia urin, baby blues, dan penurunan gairah seks, sebagai contoh.

Anda tidak akan memiliki pengalaman yang sama seperti teman Anda, tapi mencari tahu hal-hal tentang tertentu menjelang waktu dapat mengurangi faktor kejutan. Jadi bertanya-tanya harus dipersiapkan.

Pentingnya Suami yang Bersiaga

Suami tentunya perlu tahu beberapa hal mengenai kehamilan Anda, seperti kapan perkiraan hari lahir agar ketika Anda mengalami kontraksi dan membutuhkan bantuan, suami Anda sudah siap. Beri tahu suami Anda apa yang harus dilakukan ketika Anda mulai merasakan nyeri melahirkan. Misalnya saja dengan memijat atau mengusap bagian punggung Anda atau menggunakan botol air hangat yang dilapisi handuk untuk kompres.

Bicarakan dengan suami Anda tentang apa saja yang akan Anda butuhkan dari dirinya. Hal ini penting agar proses melahirkan dan setelahnya dapat berjalan dengan lancar. Terutama pada minggu pertama setelah melahirkan adalah saat-saat Anda sangat membutuhkan bantuannya.

Kontributor: Mufatihatul Islam
Editor: Muhammad Nashir

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here