dakwah rasul, cerita tentang rasul, madinah

Suaramuslim.net – Di balik perjuangan dakwah Rasulullah SAW di Madinah, ada 5 hal pokok  yang dilakukan Nabi di Madinah, yakni :

Membangun Masjid

Pekerjaan pertama yang diakukan Rasulullah SAW. setiba di Madinah adalah membangun masjid. Masjid pertama yang dibangun RRasulullah SAW. adalah mesjid Quba’. Masjid menjadi tempat berkumpul, menjadi pemersatu kaum muslimin. Ia menjadi nadi pergerakan Islam. Masjid menjadi lambang agama Islam, menjadi pusat ibadah, pendidikan, pengajian, taklim, dan pergerakan, Masjid pertama ini dibangun sangan sangat sederhana dari segi bangunan.

Mempersaudarakan Kaum Muhajirin dan Anshor

Rasulullah SAW mempersaudarakan kaum Muhajirin dan Anshar. Persaudaraan yang berlandaskan kesamaan agama lebih diutamakan dari pada persaudaraan berdasarkan nasab.

Persaudaraan ini membuktikan kekuatan kaum muslimin melalui pengorbanan yang besar sesama mereka tanpa membeda – bedakan pangkat, bangsa dan harta. Selain itu, ia turut memadamkan api persengketaan di kalangan suku kaum Aus dan Khajraz. Sebagai contoh, Abu bakar dipersaudarakan dengan Harisah bin Zaid, Jafar bin Abi Thalib dipersaudarakan dengan Mu’az bin Jabal, dan Umar bin Khattab dipersaudarakan dengan Itbah bin Malik. Begitu seterusnya sehingga tiap – tipa orang dari kaum Anshar Madinah  dipersaudarakan dengan kaum Muhajirin dari Makkah.

Baca Juga :  Memahami Perjanjian Hudaibiyah

Mendirikan negara Madinah

Madinah sebagai sebuah Negara yang menghimpunkan masyarakat Islam dan Yahudi dari berbagai bangsa memerlukan kepada satu perlembagaan khusus yang menjaga kepentingan semua pihak. Rasulullah SAW. telah menyediakan sebuah piagam yang dikenali sebagai Piagam Madinah untuk membentuk sebuah masyarakat di bawah naungan Islam.

Strategi Militer

Peperangan merupakan strategi dakwah Rasulullah di Madinah untuk melebarkan perjuangan Islam ke seluruh pelosok dunia. Strategi ketenteraan Rasulullah SAW. ditakuti oleh pihak lawan khususnya pihak musyrikin di Mekah dan Negara-negara lain. Madinah selalu mempersiapkan peperangan secara matang. Dengan persiapan matang disertai dengan pertolongan Allah jarang sekali nabi mengalami kekalahan. Seperti berlaku dalam perang Badar, Rasulullah SAW. telah mengutuskan pasukan berani mati seperti Ali bin Abi Talib, Saad Ibnu Waqqash dan Zubair Ibn Awwam untuk bersiap-sedia menghadapi perang.

Hubungan Luar Negeri

Hubungan luar merupakan orientasi penting untuk melebarkan sayap dakwah. Ini terbukti melalui tindakan Rosululloh SAW. mengirim para dutanya ke negara-negara luar untuk menjalin hubungan baik berasaskan dakwah kepada Allah. Nabi mengirim surat kepada banyak negara, seperti Mesir, Iraq, Parsi, Romawi. Isi surat itu adalah Nabi mengajak mereka semua memeluk agama Islam.

Baca Juga :  Memahami Khilafah Sesuai Contoh Nabi

Melalui negara madinah inilah dakwah islam tersebar dengan pesat. Sebagaimana ungkapan ulama, Agama islam akan menjadi kuat dengan negara Islam.

Ya Allah limpahkanlah rahmat dan shalawatmu kepada nabi Muhammad SAW

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.