Makan makanan manis. Foto: Pixabay.com

Suaramuslim.net – Buat kamu yang sudah melakukan diet ketat atau ganti pola diet berkali-kali tapi berat badan masih susah turun, kamu perlu perhatikan lagi kebiasaan dan pola diet yang sudah kamu lakukan selama ini.

Banyak orang yang bilang jika diet rendah karbohidrat ampuh menurunkan berat badan. Maka itu kamu tertarik mencoba diet ini, dengan harapan berat badan bisa turun cepat. Namun, sayangnya saat kamu mencoba berat badan susah turun meski sudah melakukan diet ini cukup lama.

Lantas, apa yang menyebabkan berat badan susah turun padahal sudah berdiet?

1. Selalu stres setiap hari

Jangan dianggap sepele, jika secara sadar atau tidak sadar kamu sebenarnya sedang stres dan hal ini dapat mengganggu kelancaran dietmu. Saat ingin menurunkan berat badan, pastikan dulu bahwa tubuh kamu dalam fungsi yang baik dan kadar hormon stabil.

Jika sepanjang waktu kamu mengalami stres, maka tubuh akan memperbanyak produksi hormon stres seperti kortisol. Nah, hormon ini juga dapat merangsang rasa lapar dan meningkatkan nafsu makan.

Bila hal ini terjadi, diet kamu tentu saja bisa gagal dan akhirnya berat badan susah turun. Jadi sebaiknya kelola stres dengan baik dengan melakukan kegiatan yang dapat membuat tubuh tenang dan rileks.

2. Kurang tidur

Tidur sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Dilansir dalam laman healthline, sebuah penelitian menunjukan bahwa kurang tidur berhubungan dengan obesitas.

Pasalnya kurang tidur bisa membuatmu merasa lapar, menimbulkan rasa lelah, dan kurang termotivasi untuk berolahraga.

Tidur adalah pilar kesehatan, jika kamu melakukan segalanya dengan benar tetapi tidak menghabiskan waktu tidur dengan baik, maka otomatis kamu tidak bisa melihat hasil yang kamu harapkan. Berat badan gagal turun bisa saja terjadi.

Jika kamu memiliki gangguan tidur misalnya seperti insomnia, sebaiknya kunjungi dokter untuk mengatasinya agar tidak mengganggu dietmu. Ada juga beberapa cara untuk meningkatkan kualitas tidur:

  1. Hindari kafein setelah jam 2 siang
  2. Tidur dengan lampu kamar yang gelap
  3. Hindari minum alkohol dalam beberapa jam terakhir sebelum tidur
  4. Lakukan sesuatu yang menenangkan sebelum tidur.
  5. Cobalah untuk tidur di waktu yang sama setiap saat.

3. Terlalu banyak mengonsumsi susu dan produknya

Meskipun rendah karbohidrat, jika terlalu banyak minum susu ini bisa menimbulkan masalah. Pasalnya, kandungan protein yang cukup tinggi di dalam susu dan produknya dapat memengaruhi metabolisme energi di dalam tubuh.

Protein dalam susu dan produknya bisa meningkatkan lonjakan insulin yang tinggi mirip seperti karbohidrat. Lama-kelamaan hal ini bisa menyebabkan penumpukan energi dan lemak dalam tubuh. Maka itu berat badan susah turun walaupun sudah melakukan diet.

4. Tidak makan sayur

Makan sayur mungkin jadi hal yang bikin malas bagi sebagian orang. Padahal konsumsi sayur sebelum makan bisa membuat kita lebih kenyang sehingga makan tak terlalu banyak.

Asal tahu saja, kandungan serat dalam sayur membuat kita jadi lebih cepat kenyang. Apalagi sayur juga mengandung karbohidrat sehingga membuat kita semakin cepat kenyang.

5. Malas minum air putih

Air putih ternyata memainkan peran penting untuk proses menurunkan berat badan karena dapat memberikan rasa kenyang lebih lama serta meningkatkan kerja metabolisme tubuh.

Penelitian yang dilakukan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Humbolt di Jerman mengungkapkan, minum setengah liter air putih dapat meningkatkan metabolisme hingga 24-30%. Artinya, minum 2 liter setiap hari dapat meningkatkan pengeluaran energi hingga 96 kkal per hari.

Waktu minum air putih juga perlu diperhatikan. Untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal, kamu bisa minum air setengah jam sebelum makan. Hal ini akan membuatmu merasa lebih kenyang.

6. Tidak sarapan

Tahukah kamu, tidak sarapan malah bisa menggagalkan diet? Apabila tidak sarapan di pagi hari, kemungkinan besar kamu akan lapar ketika memasuki siang hari. Sebagai akibatnya, kamu bisa tergoda untuk ngemil sekitar pukul 10 pagi atau makan kalap saat jam makan siang. Jika masih bisa bertahan hingga malam, kemungkinan besar kamu akan kalap pula saat makan malam. 

Padahal, energi yang masuk saat pagi dan siang hari dapat dibakar karena kamu cukup banyak beraktivitas pada saat tersebut. Sebaliknya, malam hari kamu lebih banyak duduk atau berbaring dan tidak seaktif pagi atau siang hari. Akibatnya, bukannya berhasil membakar kalori, malah kalori menjadi menumpuk di dalam tubuh.

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.