Negara Israel sebagai Si Maghdhub

Suaramuslim.net – Surat Al Fatihah merupakan surat pembukaan, surat pertama dalam Al Quran yang terdiri dari tujuh ayat dan diturunkan di kota Mekah. Banyak hikmah pelajaran yang dapat diambil dari ayat-ayat didalamnya. Satu diantaranya dalam ayat 7 berikut.

{صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلا الضَّالِّينَ (7) }

Artinya: “(yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan pula (jalan) mereka yang sesat.”

Sedangkan maksud dari yang diberi nikmat adalah seperti yang diungkap dalam surat An Nisa ayat 69-70.

وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَالرَّسُولَ فَأُولئِكَ مَعَ الَّذِينَ أَنْعَمَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّينَ وَالصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَداءِ وَالصَّالِحِينَ وَحَسُنَ أُولئِكَ رَفِيقاً. ذلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللَّهِ وَكَفى بِاللَّهِ عَلِيماً

Artinya: “Dan barang siapa yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya, mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu para nabi, para siddiqin, para syuhada, dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya. Yang demikian itu adalah karunia dari Allah, dan Allah cukup mengetahui.”

Yang di maksud dengan Al Maghdhub adalah Yahudi;

«إن الْمَغْضُوبُ عَلَيْهِمُ الْيَهُودُ وَإِنَّ الضَّالِّينَ النَّصَارَى»

“Sesungguhnya orang-orang yang dimurkai itu adalah orang-orang Yahudi, dan sesungguhnya orang-orang yang sesat itu adalah orang-orang Nasrani.” HR Tirmidzi.

Dari ayat ke 7 al fatihah tersebut, kita dilarang mengikuti jejak mereka yahudi yang dalam hal ini adalah Israel karen di murkai dan dilaknat Alloh;

مَنْ لَعَنَهُ اللَّهُ وَغَضِبَ عَلَيْهِ

yaitu orang-orang yang dikutuki dan dimurkai Allah. (QS. Al Maidah: 60)

Mereka dimurkai karena keburukan mereka paling banyak disebutkan dalam Al Quran, ini karena buruknya perangai mereka. Berikut ciri-ciri dari mereka.

1. Bangsa yang paling tamak dan rakus terhadap dunia;

وَلَتَجِدَنَّهُمْ أَحْرَصَ النَّاسِ عَلَىٰ حَيَاةٍ وَمِنَ الَّذِينَ أَشْرَكُوا ۚ يَوَدُّ أَحَدُهُمْ لَوْ يُعَمَّرُ أَلْفَ سَنَةٍ وَمَا هُوَ بِمُزَحْزِحِهِ مِنَ الْعَذَابِ أَنْ يُعَمَّرَ ۗ وَاللَّهُ بَصِيرٌ بِمَا يَعْمَلُونَ

Dan sungguh kamu akan mendapati mereka, manusia yang paling loba kepada kehidupan (di dunia), bahkan (lebih loba lagi) dari orang-orang musyrik. Masing-masing mereka ingin agar diberi umur seribu tahun, padahal umur panjang itu sekali-kali tidak akan menjauhkannya daripada siksa. Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan. (QS. Al Baqarah: 96)

Tanah israel pada tahun 1948 sangatlah kecil, tetapi sekarang mereka menguasai tanah palestina sebesar 80%. Sedangkan, Palestina hanya disisakan 20% dimana inipun juga akan diambil.

2. Bangsa yang suka berkhianat;

وَإِذْ قَالَ مُوسَىٰ لِقَوْمِهِ يَا قَوْمِ لِمَ تُؤْذُونَنِي وَقَدْ تَعْلَمُونَ أَنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْ ۖ فَلَمَّا زَاغُوا أَزَاغَ اللَّهُ قُلُوبَهُمْ ۚ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ

Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada kaumnya: “Hai kaumku, mengapa kamu menyakitiku, sedangkan kamu mengetahui bahwa sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu?” Maka tatkala mereka berpaling (dari kebenaran), Allah memalingkan hati mereka; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang fasik. (QS. As Shaff: 5)

Israel dahulu bangsa yang tidak punya tempat, mereka ditampung oleh Turki Ustmani selama 500 tahun. Tapi merekalah yang mengantarkan surat pemecatan khilafah, Sultan Abdul hamid. Seperti halnya pada kasus Trum yang melanggar resolisi PBB.

3. Mereka Bangsa suka merusak agamanya;

– Suka merubah-rubah ayat Allah sekehendak mereka;

أَفَتَطْمَعُونَ أَنْ يُؤْمِنُوا لَكُمْ وَقَدْ كَانَ فَرِيقٌ مِنْهُمْ يَسْمَعُونَ كَلَامَ اللَّهِ ثُمَّ يُحَرِّفُونَهُ مِنْ بَعْدِ مَا عَقَلُوهُ وَهُمْ يَعْلَمُونَ

Apakah kamu masih mengharapkan mereka akan percaya kepadamu, padahal segolongan dari mereka mendengar firman Allah, lalu mereka mengubahnya setelah mereka memahaminya, sedang mereka mengetahui?. (QS. Al Baqarah: 75)

Merekalah yang mengenalkan LGBT di tempat ibadah mereka hingga keseluruh dunia. Mereka juga yang melibralisasikan agamanya pertama kali, liberal judaism.

4. Bangsa Yang Paling Rasis;

قُلْ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ هَادُوا إِنْ زَعَمْتُمْ أَنَّكُمْ أَوْلِيَاءُ لِلَّهِ مِنْ دُونِ النَّاسِ فَتَمَنَّوُا الْمَوْتَ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ

Katakanlah: “Hai orang-orang yang menganut agama Yahudi, jika kamu mendakwakan bahwa sesungguhnya kamu sajalah kekasih Allah bukan manusia-manusia yang lain, maka harapkanlah kematianmu, jika kamu adalah orang-orang yang benar”. (QS. Al Jum’ah: 6).

Ada beberapa solusi yang dapat dilakukan untuk menghadapi si Maghdub, yaitu dengan mengikuti jalan shalihin, seperti;

1. Perbaikan jiwa dan jihad fisabilillah.

وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا ۚ وَإِنَّ اللَّهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ

Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik. (Q.S Al Ankabut: 69)

2. Jihad opini dengan menebar dukungan di media sosal, seperti memberikan pagar ” Save Palestina” (#SavePalestina)

3. Doa untuk palestina dan kehancuran Israel.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.