Kisah Lansia Pendengar Radio Bisa Berangkat Umrah

0
Tadabbur Surat Al Baqarah Ayat 125 Maqam Ibrahim
Ilustrasi Kakbah

Suaramuslim.net – Kajian tentang hari kiamat memang selalu mengundang penasaran. Bagaimana tanda-tanda terjadinya, fenomena apa saja yang akan muncul, huru hara apa saja yang bakal terjadi dan sebagainya. Ditambah saat ini banyak isu berseliweran di tengah pandemi virus Corona.

Ada pendapat wabah ini tanda kiamat, ada isu kabut asap di bulan Ramadan hingga munculnya Dajjal. Mengundang tanya sekaligus bikin was-was. Memang, sejatinya diutusnya Nabi Muhammad saw adalah bukti pertama dan utama bahwa zaman sudah sampai akhir. Sejak tuntasnya risalah Nabi saw, maka umat manusia harus bersiap diri dengan iman dan amal saleh. Hanya saja, kapan kiamat terjadi hanya Allah yang tahu pasti.

Namun Rasulullah telah mengabarkan banyak tanda kiamat besar dan apa saja yang harus dipersiapkan. Banyak kajian keislaman membahas tema kiamat ini. Bukan untuk meresahkan, namun sebagai persiapan terbaik bagi mukmin dan mukminat. Di Radio Suara Muslim Surabaya 93,8 FM, kajian tentang hari kiamat juga diulas.

Kajian Fajar Motivasi Al-Qur’an 

Salah satunya adalah Kajian Fajar Motivasi Al-Qur’an. Kajian ini diasuh oleh Ustaz Junaidi Sahal, M. Ag, pembina Majelis Taklim Dar Al Kayyis Surabaya. Kajian ini disiarkan Kamis pagi beberapa saat setelah salat Subuh, yakni pukul 05.30-6.30 WIB.

Pagi itu, Program Motivasi Alqur’an mengulas tema Dajjal, Al Kahfi dan Panahan. Karena tema ini sangat kompleks pembahasannya, maka Ustaz Junaidi membagi tema ini menjadi dua bagian dalam dua pekan. Bersambung berturut-turut.

Mulai pembahasan siapa itu Dajjal, apakah jin atau manusia, apa saja sifatnya, apa saja ajakannya dan bagaimana pesan Nabi bagi orang beriman menghadapinya. Saat itu, Program Motivasi Al Qur’an digawangi Pandu Prasetya yang selalu mendampingi Ustaz Junaidi Sahal.

Tiba-tiba datang

Tak disangka, beberapa jam setelah Kajian Fajar itu ada seorang pendengar mendatangi studio. 

“Namanya Pak Abdul Malik. Sudah sepuh, katanya usianya 80 tahun. Yang luar biasa adalah beliau itu naik angkutan umum dari rumahnya di kawasan Dupak. Dia minta naskah kajian tentang Dajjal itu. Umumnya pendengar minta naskah lalu kami kirim via Whatsapp atau email. Nah, Pak Abdul Malik tidak mengunakan smartphone. Jadi kami harus print dulu untuk beliau,” tutur Pandu.

“Ketika ditanya untuk apa naskah print itu. beliau bilang mau difotokopi dan dibagikan ke tetangga dan jemaah pengajian di kampungnya. Menurut informasi, di usia setua itu beliau masih mengajar ngaji di kampungnya,” ungkap Pandu.

Dengan berbekal naskah fotokopi itu, Pak Abdul Malik secara tak langsung memperkenalkan Radio Suara Muslim ke warga sekitarnya. Sebuah usaha yang patut diapresiasi di zaman serba digital ini. Saat orang jarang menggunakan kertas sebagai media, Pak Abdul Malik di usianya yang sepuh masih mau membagikan kertas fotokopi berisi kajian akhir zaman. Usaha yang tentu sudah mulai langka saat ini.

Pekan berikutnya, masih kata Pandu, Pak Abdul Malik berkunjung lagi ke studio saat Ustaz Junaidi Sahal masih siaran Motivasi Al-Qur’an. Ia sengaja ingin bertemu ustaz pengasuh program. Setelah siaran, keduanya bertemu dan berbincang-bincang. 

“Kebetulan saat keduanya bertemu, saya tidak ikut menemani. Dan sebenarnya, Pak Abdul Malik ini jarang menelepon saat Motivasi Al-Qur’an. Namun ternyata beliau itu rutin menyimak kajian Ustaz Junaidi Sahal. Dan beliau sangat tergugah dengan tema Dajjal itu. Sampai-sampai dibela-belain bersusah payah naik angkutan umum di usia sepuhnya,” tambah Pandu.

Rupanya Ustaz Junaidi Sahal terkesan dengan semangat Pak Abdul Malik ini. Beberapa waktu kemudian, Ustaz Junaidi bersama beberapa jemaah Dar Al Kayyis berkunjung ke rumah Pak Abdul Malik. Dari sanalah kemudian keakraban makin terbangun.

Mendapatkan berkah tanah suci

Atas kegigihannya berdakwah, salah seorang jamaah Dar Al Kayyis memberi hadiah istimewa dengan mengajak Pak Abdul Malik untuk beribadah umrah. Sebuah hadiah yang sangat mengharukan. Inilah bukti berjodohnya antara kegigihan dan kebaikan.

Kami yakin, di luar sana masih banyak pendengar Suara Muslim yang gigih seperti Pak Abdul Malik. Juga orang yang baik seperti jemaah Dar Al Kayyis tadi. Mari kita terus berbuat kebaikan sehingga bertemunya orang-orang baik dalam aktivitas kebaikan pula.

Mari kita dukung Radido Suara Muslim untuk terus menyemangati spirit kebaikan ini. Kami mengajak Anda ikut ambil bagian dalam syiar ini bersama Radio Suara Muslim. 

Salurkan donasi terbaik Anda untuk keberlanjutan syiar dakwah ini, agar terus bisa hadir menerangi berbagai daerah di seluruh penjuru negeri. Donasi dapat Anda salurkan melalui transfer ke Bank Syariah Mandiri nomor rekening 7447 444 008 atas nama Donasi Media Dakwah, Bank Syariah Mandiri (Kode Bank 451). Konfirmasikan ke nomor 0813 3322 2487. 

Jika Anda memiliki kisah yang berkesan dengan Suara Muslim, jangan ragu untuk mengirimkan ke kami di email [email protected]suaramuslim.net dan Whatsapp 0813 3322 2487.

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here