KPK Didesak Awasi Praktek Politik Uang

Dahnil Anzar: Berpolitiklah Secara Otentik, Jangan Mendadak Religius
Pendiri Madrasah Anti Korupsi Dahnil Anzar Simanjuntak (Foto: Suaramuslim)

JAKARTA (suaramuslim.net) – Memasuki tahun politik Pendiri Madrasah Anti Korupsi sekaligus Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak dalam pernyataannya kepada Suaramuslim.net pada Senin (8/1) mengatakan transaksi jual beli kendaraan politik mulai marak dilakukan.

“Praktik politik uang sudah dimulai pada proses dukungan partai, berseliweran harga satu kursi yang bervariasi di masing-masing daerah agaknya bukan pepesan kosong” ujar Dahnil.

Bahkan Dahnil menyebut naif bila partai politik dengan ringan menyerahkan dukungan kepada Calon Gubernur, Bupati atau Walikota yang bukan kadernya secara gratis. “Bahkan kadernya sendiri tidak jarang dugaan uang perahu harus disediakan, hal itu sudah menjadi rahasia umum” kata Dahnil.

Maka Dahnil mendesak KPK dan Kepolisian lebih aktif mengawasi partai politik, karena menurutnya akar awal pratik korupsi adalah melalui proses politik uang.

“Demokrasi kita dibajak oleh politik uang, mereka-mereka yang potensial terkubur bila tidak mampu menyediakan uang perahu yang cukup. Maka, saya menagih KPK dan kepolisian untuk lebih aktif mengawasi praktik-praktik uang perahu ini” tegas Dahnil.

Baca Juga :  Pilkada Serentak Segera Digelar, Berikut Sikap PP Muhammadiyah

Reporter: Ahmad Jilul Qur’ani Farid

Editor: Muhammad Nashir

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.