KPU Akan Bahas Standar Pembiayaan Pilkada 2020 Bersama Kemendagri dan Kemenkeu
Ketua KPU Arief Budiman dalam diskusi sekaligus deklarasi Jurnalisme Damai (Foto: Suaramuslim.net/Ali Hasibuan)

JAKARTA (Suaramuslim.net) – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengaku masih percaya dengan integritas media dalam menghadapi tahun politik 2019 yang akan datang. Arief menuturkan walaupun banyak media yang tidak netral dan memihak ke suatu calon maupun golongan, namun menurutnya masih banyak lagi media yang mempertahankan netralitas serta independensinya.

“Saya pikir walaupun banyak media yang memihak dan menyebar berita-berita bohong, tapi saya percaya masih banyak lagi media yang jujur dan netral,” ujar Arief Budiman dalam acara diskusi deklarasi jurnalisme damai dan beretika dalam pemilu, Senin (7/5) di kantor media center Bawaslu, Jakarta Pusat.

Selain itu menurut Arief negara Indonesia dalam undang-undangnya belum membolehkan media untuk memihak ataupun menyatakan dukungan sejak awal kepada salah satu calon yang ingin menikuti pemilu.

“Kalau di negara lain boleh, sejak awal media-media menyatakan dukungannya terhadap satu calon dan mereka dibolehkan, tapi di negara kita tidak boleh,” tambah Arief.

Sementara itu Ketua Komisi Penyiaran Indonesia atau KPI Yuliandre Darwis menegaskan bahwa tidak masalah apabila sebuah media ingin memberitakan seseorang yang mengikuti pemilu. Asal, lanjutnya calon-calon yang lain juga diberitakan dengan porsi yang sama.

Baca Juga :  Pemahaman Pemilu Rendah Namun Semangat Pemilih Datang ke TPS Tinggi

“Silahkan media memberitakan, asal semuanya juga diberitakan jangan satu calon saja, ” Paparnya.

Arief Budiman menjadi salah satu narasumber dalam diskusi sekaligus deklarasi yang bertajuk “Jurnalisme Damai Dan Beretika Dalam Pemilu”. Selain Arief dalam deklarasi tersebut hadir juga ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan dan juga Ketua Komisi Penyiaran Indonesia atau KPI Yuliandre Darwis. Deklarasi ini digagas untuk mengkampanyekan pemberitaan yang damai dan penolakan terhadap berita-berita bohong dalam menghadapi tahun politik 2019.

Reporter: Ali Hasibuan
Editor: Muhammad Nashir

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.