Mengenal Macam-Macam Sungai di Surga

Mengenal Macam-Macam Sungai di Surga

Mengenal Macam-Macam Sungai di Surga

Suaramuslim.net – Melihat sungai adalah hiburan, alirannya membuat suasana hati membaik. Apakah Anda termasuk yang berfikir demikian? Maka, jangan sampai kelewatan dalam mengenal sungai-sungai berikut ini, karena dengan melihatnya membuat kita bahagia selamanya, karena mereka adalah sungai-sungai yang ada di surga Allah subhanahu wa ta’ala.

Nikmatnya tiada tara

Allah berfirman dalam surat Muhammad ayat ke 15 yang artinya,

“Perumpamaan taman surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa; di sana ada sungai-sungai yang airnya tidak payau, dan sungai-sungai air susu yang tidak berubah rasanya, dan sungai-sungai khamar (anggur yang tidak memabukkan) yang lezat rasanya bagi peminumnya, dan sungai-sungai madu yang murni. Di dalamnya mereka memperoleh segala macam buah-buahan, dan ampunan dari Tuhan mereka….”

Sungai di Surga Firdaus

Sementara itu, Abu Hurairah ra. meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

“Siapa yang beriman kepada Allah subhanahu wa ta’ala dan rosul-Nya, mendirikan sholat, serta berpuasa di bulan Ramadhan, maka Allah subhanahu wa ta’ala pasti akan memasukkannya ke dalam surga, baik ia keluar untuk berjihad di jalan Allah subhanahu wa ta’ala atau menetap di negeri tempat ia dilahirkan.”

Para sahabat lalu bertanya,”Wahai Rasulullah saw., bolehkah jika berita gembira ini kami sebarkan?” Rasulullah saw. lalu bersabda,

“Sesungguhnya di surga terdapat seratus tingkatan yang disiapkan Allah subhanahu wa ta’ala untuk orang-orang yang berjihad di dalamnya. Antara satu tingkatan dengan yang lain sejauh langit dan Bumi. Jika kalian memohon kepada Allah maka mohonlah surga Firdaus. Sesungguhnya Firdaus itu adalah surga yang terdapat di tengah tingkatan surga tertinggi. Di atasnya terdapat Arsy Allah subhanahu wa ta’ala dan darinya berhulu seluruh sungai di surga. (Shahih Bukhori, hadist nomor 2790)

Sungai terbesar, Al Kautsar

Anas bin Malik meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

“Suatu ketika, saya berjalan-jalan di surga. Tiba-tiba saya melihat sebuah sungai yang di kedua tepinya berderet kemah-kemah dari mutiara. Saya lalu bertanya, ‘Sungai apa ini, wahai Jibril?’ Jibril menjawab, ‘Ini adalah Al Kautsar yang dianugerahkan Allah SWT kepadamu. Tanahnya –atau aromanya– wangi laksana katsturi”. ( Shahih Bukhari, hadist nomor 6581)

Lebih lanjut, Anas juga meriwatkan, “Suatu hari Rasulullah saw. duduk-duduk bersama kami. Tiba-tiba beliau termenung sebentar. Ketika mengangkat kepalanya kembali beliau terlihat tersenyum. Kami lalu bertanya, ‘ Wahai Rasulullah saw. apa yang membuat engkau tersenyum ?’ Beliau menjawab,’baru saja diturunkan kepada saya sebuah surat.’ Beliau lalu membaca,’Sungguh, kami telah memberimu (Muhammad) nikmat yang banyak. Maka laksanakanlah shalat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah). Sungguh, orang-orang yang membencimu dialah yang terputus (dari rahmat Allah).’ (Al Kautsar: 1-3)

Beliau lalu berkata., Tahukah kalian al- kautsar itu?’ Mereka menjawab, ‘Allah subhanahu wa ta’ala dan Rasul-Nya lebih mengetahui.’ Beliau menjawab,

“Sesungguhnya al-kautsar adalah sebuah sungai yang dijanjikan Allah kepada saya. Disana terdapat banyak kenikmatan. Ia adalah telaga yang didatangi oleh umat saya pada hari kiamat. Cerek-cereknya sebanyak bintang dilangit. Sekelompok manusia kemudian menghalangi untuk mendatanginya. Saya lalu berkata,’ Ya Allah, mereka adalah umat saya.’ Allah subhanahu wa ta’ala lalu berkata,’ Engkau tidak tahu apa yang mereka kerjakan sepeninggalmu”. (Shahih Muslim, hadist nomor 607)

Begitulah beberapa gambaran sungai-sungai yang ada di surga yang bisa dinikmati oleh hamba Allah yang bertawakal dan mendapatkan rahmat-Nya. Tidak ada satupun manusia yang bisa membayangkan keindahannya, apalagi meniru untuk membuatnya. Allah subhanahu wa ta’ala telah menyiapkan hadiah terindah dan termewah untuk hamba-Nya. Lalu apakah kita tidak ingin untuk meraihnya? Wallahu a’lam.

Kontributor: Aisy
Editor: Oki Aryono

*Script writer dan audio editor

Like this article?

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on WhatsApp
Share on Telegram

Leave a comment