SIDOARJO (Suaramuslim.net) – Gerakan yang diinisiasi oleh Mardani Ali Sera dkk menuai kritik dari beberapa kalangan, di beberapa tempat deklarasi tersebut dilarang karena dianggap menimbulkan perpecahan.

Dalam Obrolan Aktual Seputar Kebangsaan (OASE BANGSA) Suaramuslim di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Rabu (8/8), Mardani mengungkapkan bahwa gerakan #2019GantiPresiden adalah murni gerakan sosial yang berangkat dari kesadaran rakyat, bukan gerakan politik praktis.

“Mau Prabowo riwa-riwi, mau Jokowi jungkir balik, tidak akan banyak mengubah masyarakat, karena rakyat yang harus berani dan rakyat harus berdaulat untuk menentukan nasibnya sendiri,” tegas Mardani.

Mardani juga menyayangkan ada pihak yang memprovokasi dan melarang agenda-agenda gerakan #2019GantiPresiden.

“Rakyat harus mempunyai logika yang jernih agar tidak mudah dibodohi, Pasal 28 UUD 1945, di konstitusi kita dijamin, masyarakat punya hak untuk berkumpul dan berserikat,” tekan Mardani.

Reporter: Teguh Imami
Editor: Ahmad Jilul Qurani Farid

Baca Juga :  Prof Siti Zuhro: Meningkatnya Aspirasi Umat Baik Untuk Demokrasi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here