5 Tips Berkomentar Cerdas di Media Sosial
Ilustrasi beberapa ikon media sosial.

Suaramuslim.net – Media sosial menjadi kalimat dalam satu frasa yang begitu lekat di masyarakat saat ini. Semua orang menggunakan dengan berbagai tujuan. Ada yang hanya sekadar pertemenan atau ajang silaturahim sampai untuk promosi usaha. Mulai dari sarana untuk menyebarkan kebaikan sampai kejahatan. Baik perbuatannya sesuai dengan undang-undang sampai yang anti pancasila.

Orang yang tidak memakai media sosial bisa dibilang orang gaptek dan kuno. Orang tersebut kurang gaul dan cenderung akan ketinggalan informasi. Mengingat berita dalam televisi sekarang mulai mengikuti apa yang menjadi trendsetter di media sosial.

Kemudian apa yang dimaksud media sosial? Media adalah suatu tempat atau wadah untuk memberikan informasi atau pengetahuan. Sosial dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia merupakan tempat saling interaksi. Sosial sendiri bermakna sesuatu yang terkait antar individu. Lebih tepatnya antar manusia. Maka tidak heran jika manusia diistilahkan dengan makhluk sosial.

Media sosial adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia.

Baca Juga :  Berislam Efektif Efisien di Tengah Krisis Kebenaran

Media sosial adalah sebuah media online dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi dalam percakapan. Selain itu berfungsi untuk silaturahmi bagi beberapa teman lama. Selain itu juga menemukan teman baru adalah fungsi dari media sosial itu sendiri.

Andreas Kaplan dan Michael Haenlein mendefinisikan media sosial sebagai “sebuah kelompok aplikasi berbasis internet yang membangun di atas dasar ideologi dan teknologi Web 2.0 , dan yang memungkinkan penciptaan dan pertukaran user-generated content

Mungkin dengan semangat keterbukaan ini, media sosial mengambil buahnya. Banyak orang yang menginginkan untuk bisa eksis dan bisa dikenal oleh orang lain. Sehingga memberikan waktu untuk berbagi. Berbagi era modern seperti ini tidak selalu hadir secara fisik. Media sosial dengan segala keunggulan bisa menampung segala kebutuhan sosial terkhusus dalam berbagi.

Ciri media sosial ketika seorang mengirim komentar akan terbagi kepada siapapun yang menjadi temannya. Dan ini bentuk berbagi yang paling efektif. Mudah seseorang untuk berbagi dengan yang bermanfaat. Banyak informasi dan pengetahun bisa dibagikan dengan mudah lewat media sosial.

Baca Juga :  Kebiasaan para Pencari Jodoh di Media Sosial

Awal booming media sosial dalam awal tahun 2000. Muncul berawal dari Blogger disusul dengan Friendster. Kemudian disusul tidak berapa lama dengan kehebohan Facebook karya Mark Zuberger. Media sosial ini menyedot perhatian penggila internet. Dengan waktu cepat pengguna Facebook bisa mencapat jutaan.

Era facebook terus disusul dengan Twitter. Meski dalam jumlah belum bisa mengalahkan apa yang dilakukan oleh Facebook. Keunikan Twitter sendiri begitu memikat ketika para pembesar diberbagai negara mempunyai akun Twitter. Dalam beberapa kesempatan juga tidak sedikit muncul booming orang dengan akun palsu menggunakan nama dari para tokoh tersebut.

Waktu saat ini akan terus tumbuh kehebatan dari media sosial. Mengingat macam dan jenisnya juga akan terus bertambah. Dalam beberapa tahun terakhir ini saja media sosial sudah ada puluhan.

Media sosial sendiri, berarti media yang penguasaannya dipegang oleh masyarakat itu sendiri. Facebook dan sejenisnya hanya sekedar fasilitator semata. Orang yang ada di dunia ini, bebas untuk berinteraksi tanpa batas. Mau berkomentar sampai caci maki silakan dengan bebas. Mau tetap tertutup atau sampai narsis kelewat batas.

Baca Juga :  Teror di Surabaya, MUI Ingatkan Masyarakat Tidak Berasumsi

Beberapa pengertian yang ada dalam media sosial, inti darinya hanya wadah untuk masyarakat untuk mengeluarkan pendapat dengan mudah. Era demokratis seperti ini maka kebebasan berpendapat mahal harganya. Terlebih yang berpendapat dalam koridor etika yang jelas.

Media sosial ini membuat pesan yang ingin disampaikan begitu cepat. satu user yang membuat pesan bisa tersampaikan kepada yang lainnya. Dengan demikian jika ingin menyampaikan ke banyak orang, dia tidak butuh repot-repot harus menyewakan papan pengumuman manual.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.