MUI Jatim Tanggapi Persekusi Ustaz Abdul Somad

MUI Jatim Tanggapi Persekusi Ustaz Abdul Somad

SURABAYA (Suaramuslim.net) – pemberitaan yang masif terhadap ancaman intimidasi yang dialamai oleh Ustaz Abdul Somad (UAS) ditanggapi oleh beberapa kalangan, salah satunya oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur, Selasa (4/9), Sekretaris MUI Jatim,  Ainul Yaqin memberikan keterangan terkait tindak lanjut tersebut.

Menurut Ainul, apa yang terjadi kepada UAS sangat disayangkan, kemungkinan besar ada pihak yang ingin mengerjai umat Islam, pihak itu ada tetapi kami susah menyampaikan , ini bisa kita rasakan tetapi tidak bisa kita sampaikan , tetapi fakta itu ada, maka kita menghimbau kepada seluruh umat Islam untuk melihat realitas itu.

Seperti yang di pos oleh UAS  di akun Instagram pribadinya (2/9), dia mengungkapkan tentang alasan pembatalanya ke beberapa tempat di Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta karena alasan intimidasi, namun dia tidak menjelaskan bentuk intimidasi seperti apa yang diterima.

Dia melanjutkan, karena kondisi menuju pilpres 2019 kedepan yang semakin panas, untuk mengajak umat Islam Indonesia untuk membangun spirit bahwa ukhuwah itu lebih di utamakan daripada lainnya.

“jadi fenomena sekarang ini polarisasi menjelang pilpres 2019 ini luar biasa, itu kemudian berpengaruh kepada persoalan ini , ini yang kita sayangkan. Ini artinya kita belum siap dengan sistem demokrasi yang seperti sekarang, buktinya demokrasi  melahirkan satu perpecahan , mestinya harus disikapi dengan proposional “ ungkapnya kepada Suaramuslimdotnet.

“Kita berharap bisa menahan diri , kita ingin memunculkan ulama-ulama yang arif, menjadi panutan seluruh kalangan, tidak kemudian ulama yang terkotak – kotak seperti politisasi saat ini , pilihan politik wajar, tetapi kalau melahirkan permusuhan tidak kita inginkan, gerakan sekarang harus berbasis ukhuwah.” Tambahnya.

Gampangannya seng waras ngalah, kondisi sekarang banyak yang sakit tidak bisa membedakan lawan maupun kawan, na kita harus menjadi penengah ditengah situasi ini” pungkasnya.

Reporter: Teguh Imami
Editor: Ali Hasibuan

Like this article?

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on WhatsApp
Share on Telegram

Leave a comment