YOGYAKARTA (Suaramuslim.net) – Berpindahnya acara Muslim United (MU) #2 dari masjid Gedhe Kauman ke Jogokariyan menyisakan duka tersendiri terlebih untuk para pedagang. Mereka mengaku kecewa karena pendapatan sangat berkurang dan harus memindah peralatannya lagi.

“Kami merasa kecewa, acara MU bukanlah acara yang membuat kericuhan dan membuat keributan sehingga harus dilarang. Karena acara MU ini malah semakin mencerahkan masyarakat,” ujar salah seorang pedagang yang tidak mau menyebutkan namanya saat pindahan di masjid Kauman, Sabtu (12/10).

“Acara MU ini juga merupakan sumber penghidupan para pedagang dikarenakan banyaknya pengunjung yang datang sehingga barang-barang dagangan laku terjual,” tambahnya.

Sementara itu, panitia mengucapkan permintaan maaf yang sebesar-besarnya karena acara berpindah ke masjid Jogokariyan.

“Kami minta maaf namun kami akan bertanggung jawab dengan mengembalikan uang 2/3 persen dari perjanjian awal yang berlaku,” ujar Tanu selaku panitia bagian koordinator pedagang.

Para pedagang sendiri berterima kasih kepada panitia, meski kecewa namun tetap patuh dan memindahkan semua dagangannya.

“Kami berterima kasih kepada para panitia karena sudah mengupayakan hak-hak kami. Terlebih ketika panitia hendak mengembalikan 2/3 uang sewa tempat bagi para pedagang yang memutuskan mundur dan tidak ikut serta pada acara di hari ke 2-3 ini, pungkasnya.

Baca Juga :  Felix Siauw: Muslim United Indikasi Kebangkitan Umat

Acara Muslim United #2 di masjid Jogokariyan sendiri masih tetap ramai meskipun pindah. Mereka berbondong-bondong berpindah dari masjid Kauman ke masjid Jogokariyan.

Reporter: Teguh Imami
Editor: Muhammad Nashir

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.