Selama 2018, 312 Warga Palestina Meninggal Korban Kekejaman Israel
Pasukan Israel menangkap demostran Palestina yang memperingati Land Day (Foto: AP)

Jakarta (Suaramuslim.net) – Politisi PKS yang juga anggota Komisi I DPR RI Sukamta mengecam keras aksi biadab tentara zionis Israel yang menewaskan 17 warga Palestina dan melukai lebih dari 1000  lainnya di saat kegiatan pawai memperingati Land Day di perbatasan Gaza.

“Kabar yang kami dapatkan, aksi warga Gaza yang dihadiri puluhan ribu orang ini dilakukan secara damai untuk memperingati Hari Tanah Palestina, hari penyitaan tanah milik warga Palestina pada 1976 silam. Namun kemudian kerumunan aksi ditembaki secara membabi buta oleh pihak keamanan Zionis Israel. Ini jelas tindakan keji, karena penembakan dilakukan kepada warga sipil yang melaksanakan aksi damai,” ujar Sukamta dalam rilis yang diterima Suaramuslim.net, Senin (2/4).

Sukamta berharap, PBB segera melakukan tindakan nyata untuk menekan pihak Israel agar segera menghentikan kekerasan terhadap penduduk Gaza. Lebih lanjut, ia mengatakan PBB juga perlu menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan atas tindakan keji yang jelas-jelas berindikasi pelanggaran HAM berat.

Ia juga mengharapkan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk segera melakukan sidang darurat membahas situasi terkini di Gaza. Hal ini penting dilakukan sebagai upaya menjaga situasi di internal Palestina tetap kondusif di tengah proses rekonsiliasi yang saat ini berlangsung antara kubu Fatah dan Hamas.

“Kami berharap pemerintah Indonesia melalui Kemenlu mengambil inisiatif mendorong pertemuan darurat OKI. OKI juga perlu membuat langkah konkret untuk membantu rakyat Palestina di wilayah Gaza yang hingga saat ini masih terisolir. Kami juga berharap seluruh umat Islam di Indonesia melakukan aksi konkret secara bersama-sama sebagai bentuk simpati atas tragedi yang menimpa warga Gaza,” pungkas Sukamta.

Reporter: Ali Hasibuan
Editor: Muhammad Nashir

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.