Home Warta Program Sahabat Guru Indonesia Sapa Pendidik Dari Tepian Negeri

Program Sahabat Guru Indonesia Sapa Pendidik Dari Tepian Negeri

0
Program Sahabat Guru Indonesia
Para guru penerima bantuan program Sahabat Guru Indonesia dari Aksi Cepat Tanggap (ACT).

BOJONEGORO (Suaramuslim.net) – Guru adalah pelita dalam kegelapan bagi murid-muridnya, namun tak jarang guru masih dalam kondisi prasejahtera. Program Sahabat Guru Indonesia (SGI) hadir untuk membantu guru yang dengan tulus ikhlas memberikan pendidikan untuk murid-muridnya.

Aksi Cepat Tanggap (ACT) Jawa Timur pada Jumat (24/1) berkesempatan menyalurkan bantuan untuk guru di berbagai wilayah di Jawa Timur.

Di Bojonegoro, SGI menyapa MTs Muhammadiyah 5 Al Fajar, Kapas. Sekolah ini menjadi tempat belajar bagi 40 siswa-siswi dari Alor, Nusa Tenggara Barat. Siswa-siswi ini mendapatkan kesempatan belajar yang lebih baik di sekolah ini.

Menurut Dipo Hadi, Kepala Program ACT Jawa Timur, di sekolah ini masih terdapat guru prasejahtera.

“Guru-guru honorer di sini masih berpenghasilan rendah sehingga hadirnya program SGI dapat membantu mereka untuk mengoptimalkan proses pembelajaran karena kebutuhan dasarnya telah terpenuhi,” ujar Dipo.

Salah satu guru penerima bantuan di MTs Muhammadiyah 5 Al Fajar adalah Siti Munawaroh, yang sudah 9 tahun mengabdi di sekolah tersebut.

“Saya mulai dari mengajar ekstrakurikuler Hizbul Wathan, kemudian menjalani beberapa mata pelajaran seperti aqidah akhlak dan akhirnya mengajar bahasa Jawa,” terang Munawaroh.

Baca Juga :  Disaster Outlook 2019: Bahas Potensi Bencana dan Upaya Melakukan Mitigasi

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada ACT, yang sudah peduli kepada kami guru-guru, semoga berkah,” tambah Munawaroh.

Selain di Bojonegoro, ACT Jawa Timur juga menyalurkan bantuan SGI ke guru di MTs Darul Ulum, Tembelang, Jombang.

Sholahudin, guru di MTs Darul Ulum adalah tulang punggung bagi keluarganya, penghasilan dari mengajar belum cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Setelah mengajar ia membantu orang tuanya menggarap sawah. Di saat sulit ia sampai harus menjaga sawah hingga tengah malam untuk menjaga dari serangan hama tikus.

Atas perjuangan tersebut ACT Jawa Timur mengapresiasi dengan memberikan bantuan program SGI.

“Bantuan ini sangat membantu saya untuk mengoptimalkan pembelajaran dalam mendidik generasi rahmatan lil alamin,” ujar Sholahudin.

Sumber: ACT Jatim

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.