Sambut Tahun Baru 1448 Hijriah, Dewan Da’wah Surabaya gelar khitanan massal gratis

Suaramuslim.net – Masjid Al Badar yang terletak di kompleks Perumahan Kodam V Brawijaya, Jalan Hayam Wuruk Surabaya hari Ahad (12/7/2026) terasa lain dari biasanya.

Di pagi yang cerah itu, nampak wajah ceria 20 anak usia tiga hingga dua belas tahun berbaju koko putih, bersarung, dan berkopiah hitam. Anak-anak melambaikan tangan gembira diarak menaiki becak hias menuyusuri jalan di seputaran kompleks perumahan, menyusuri jalan Hayam Wuruk, dan kembali ke masjid.

Mereka berasal dari berbagai wilayah Surabaya seperti Kecamatan Wonokromo, Bubutan, Kenjeran, Sawahan, Karangpilang, Tegalsari, dll.

Kring kring kring… Bunyi bel becak bersahutan di tengah lantunan nasyid shalawat yang diputar melalui pengeras suara kendaraan baris terdepan, menambah gayeng suasana.

Dengan dikawal anggota TNI dan Kepolisian. Arak-arakan kirab menaiki becak hias ini tak lain dimaksudkan untuk memberikan hiburan dan relaksasi bagi anak-anak yang akan mengikuti khitanan massal yang diselenggarakan oleh Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia Kota Surabaya dengan dukungan penuh dari Dewan Da’wah Jawa Timur.

Ketua Dewan Da’wah Kota Surabaya H. Abdus Sami’ S. Ag. didampingi Ir. H. Rajini (Ketua Majelis Pertimbangan), H. Ahmad Suaidi (Bendahara Panitia), Hj. Rahmah Isa (Muslimat Dewan Da’wah Surabaya), Rahmat Hidayat ST., S.Pd. (Wakil Sekretaris Panitia), serta Erdian Kurniawan S.T, menyampaikan bahwa kegiatan Khitanan Massal ini dilaksanakan untuk memeriahkan datangnya Tahun Baru 1448 Hijriah dengan tema: Mensucikan diri, Berbagi Kebahagiaan, Membangun Generasi Rabbani yang Sehat dan Bertaqwa.

“Mengawali momentum tahun baru 1448 Hijriah, kita laksanakan khitanan massal  gratis ini. Semoga berkah dan bisa sedikit meringankan beban ekonomi masyarakat,” ujar Abdus Sami’.

Tak lupa ia menyampaikan terima kasih kepada Keluarga Besar Kodam V Brawijaya, Ketua Takmir Masjid Al Badar Serma Purnawirawan Farhan beserta segenap jamaah, Ibu Lurah Sawunggaling-Wonokromo, Bapak Peltu Purnawirawan Rifai sebagai Ketua  RW XI Sawunggaling, Personil TNI dan Polri, Bapak Agus Dwiyono bersama Tim Medis RS DKT Kodam V Brawijaya, Dr. Joni Hariyanto dan ustadz Marjuki Bengkari sebagai ketua dan sekretaris panitia. 

Terima kasih juga disampaikan kepada Ustadz Imam Nukhan dan ustadz Wadzifur Rahman dari Yayasan Masjid Raden Patah Balongsari, Tandes, pengurus Fosilat masjid Al-Falah, seluruh pengurus Dewan Da’wah Surabaya dan Provinsi Jawa Timur, Laznas Dewan Da’wah Jatim, serta semua pihak yang tidak bisa disebutkan satu persatu.

Pada kesempatan yang sama, ketua Dewan Da’wah Provinsi Jawa Timur, Dr. K.H. Fathur Rohman, didampingi sejumlah pengurus di antaranya Drs. H. Ahmad Busyairi Mansur (Ketua Majelis Pertimbangan), Wakil Ketua Brigjen Purn. H. Kusbandi dan isteri yakni Prof. Dr. Hj. Sri Sumarsih, Tom Mas’udi (Sekretaris), Dr. Hj. Rohmatin (Ketua Bidang Kemuslimatan), Hj. Arifah (Bidang Aitam), juga dr. Dewi Masithah, M. Kes. (Bidang Kemuslimatan) terlihat turut  berbaur bersama anak-anak yang akan dikhitan beserta para orang tuanya.

“Kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pengurus Dewan Da’wah Kota Surabaya atas dilaksanakannya kegiatan khitanan massal ini sehingga eksistensi Dewan Da’wah bisa dirasakan  oleh masyarakat,” ujar Kiai Fathur.

“Mari kita terus memberikan manfaat seluas-luasnya, khairunnaas anfa’uhum linnaas, sebaik-baik manusia adalah yang  bermanfaat bagi sesamanya,” pesan Kiai Fathur.

Lurah Sawunggaling, Kecamatan Wonokromo, Hj. Rizka Fadillah S.T., turut menyampaikan rasa terima kasih atas dipilihnya wilayah yang dipimpinnya sebagai tempat acara.

“Terima kasih kepada Dewan Da’wah yang telah memilih kelurahan Sawunggaling, dan  menjalin kolaborasi sempurna dengan masjid, warga, juga aparatur negara, untuk peduli,  bergotong royong melakukan aksi nyata atas apa yang diperlukan oleh warga di sekitar kita. Dari sinilah kita akan melihat Kampung Madani yang oleh Wali Kota Surabaya disebut sebagai Kampung Pancasila,” kata Hj. Rizka Fadillah.

Sementara itu, rasa bahagia bercampur haru terpancar dari wajah para orang tua, tak terkecuali Rezha Budi Santoso, ayah dari Reztu Bumi Putra Santoso. Pria yang tinggal di kelurahan Jepara, Bubutan ini mengungkapkan rasa terima kasihnya usai anaknya dikhitan.

Kebahagiaannya semakin membuncah ketika Kiai Fathur Rohman menyediakan diri menampung anaknya untuk bersekolah di SD Islam Ponpes eLKISI yang dipimpinnya. Reztu Bumi sendiri, yang saat ini berusia 9 tahun, diketahui terkendala untuk mengenyam pendidikan dasar.

“Akan saya siapkan dulu anak saya agar nanti bisa mudah menyesuaikan diri jika belajar di pondok,” ujar Rezha.

Sekitar satu jam sebelum adzan Zuhur berkumandang, agenda  khitanan massal usai. Satu persatu anak-anak yang dikhitan beserta orang tuanya meninggalkan area masjid Al Badar.

Evi Herlin (43 tahun) nampak sumringah mendampingi anaknya Oktavian Nur Rahman (10 tahun).

Kami sangat senang dengan penanganan yang luar biasa ini, ungkap Evi. Tenaga medisnya telaten dan profesional. Para pengurus Dewan Da’wah ramah-ramah. Bahkan tadi terlihat pak Tom  (Sekretetaris Dewan Da’wah  Jawa Timur) dengan sabar dan  tanpa canggung membantu membopong beberapa anak yang baru dikhitan menuju ojek online yang akan mengantar mereka pulang ke rumah masing-masing.

“Anak-anak pun sangat  gembira mendapat bingkisan, uang saku, dan sertifikat. Apabila  tahun depan ada acara khitanan massal lagi, insya Allah keponakan saya akan saya ikutkan,” ujar Ibu yang tinggal di kawasan Kalibutuh, Kecamatan Bubutan ini bersemangat.

Penyunting: Muhammad Nashir

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.