Sri Lanka Dapat Tambahan Kuota Haji, Ini Jumlahnya

Sri Lanka Dapat Tambahan Kuota Haji, Ini Jumlahnya

Daftar tunggu haji, foto: Dok. Istimewa

KOLOMBO (Suaramuslim.net) — Musim penyelenggaraan ibadah haji baru saja dimulai. Sejumlah muslim dari berbagai negara mulai datang ke Arab Saudi.

Pada awal musim haji, pemerintah Saudi masih memberikan penambahan kuota kepada sejumlah negara, salah satunya Sri Lanka. Pemerintah Saudi menambah 500 kuota haji untuk Sri Lanka. Dengan itu, jumlah total calon jemaah haji (calhaj) Sri Lanka sebanyak 4.000 slot pada tahun ini.

“Saudi meningkatkan kuota haji untuk calhaj Sri Lanka dengan menambahkan 500 visa ke jumlah yang ada, sehingga total menjadi 4.000 pada tahun ini,” Duta Besar (Dubes) Sri Lanka untuk Arab Saudi, Azmi Thassim dilansir di Adaderana.lk, Senin (8/7).

Menteri Layanan Pos dan Urusan Keagamaan Muslim Sri Lanka, Mohamed Hashim Mohamed Haleem mengucapkan terima kasih atas peningkatan berbagai fasilitas untuk jemaah haji.

Haleem mengatakan tahun ini pertama kalinya calhaj mendapat visa masuk kerajaan secara daring.

“Kami berterima kasih kepada pemerintah Saudi untuk layanan baru yang akan menghemat waktu dan upaya untuk mendapatkan visa haji bagi calhaj,” ujar dia.

Dia menjelaskan proses pengurusan visa elektronik secara daring cukup mudah. Calhaj cukup mengajukan dokumen perjalanan yang diperlukan melalui operator berlisensi di Sri Lanka. Calhaj pengaju visa haji dapat segera mendapat tiket masuk ke Saudi, asalkan tidak melakukan perjalanan haji dalam lima tahun terakhir. Selain itu, dia melanjutkan calhaj harus melampirkan sertifikat kesehatan dan dokumen lain.

Terkait penambahan kuota haji, Haleem berjanji segera menindaklanjutinya untuk diberikan pada calhaj di daftar tunggu pemerintah. Dia mengatakan pemerintah Saudi meningkatkan kuota haji Sri Lanka secara bertahap. Pada 2015, kuota haji Sri Lanka sebesar 2.240 slot. Kemudian, kuota haji meningkat menjadi 3.500 hingga 2019. Saudi kembali menambah 500 slot untuk kuota haji Sri Lanka atas permintaan Kementerian Layanan Pos dan Urusan Keagamaan Muslim.

Haleem mengatakan aksi terorisme saat perayaan Paskah tahun ini, sangat mempengaruhi umat Muslim Sri Lanka. Setidaknya, sekitar 100 calhaj yang terpilih dari daftar tunggu mengundurkan diri, karena alasan keuangan. Dia berharap situasi keamanan cepat membaik di Sri Lanka. Dengan itu, tidak ada alasan kekhawatiran dari umat Muslim setempat.

Haleem mengatakan penerbangan haji pertama berlangsung pada 15 Juli menggunakan Saudi Arabia Airlines dari Bandara Internasional Bandaranaike. Maskapai penerbangan nasional, Sri Lanka Airlines juga akan mengantar calhaj ke Tanah Suci. Dia mengatakan pemerintah Sri Lanka juga mengirim tim kesehatan untuk merawat calhaj selama di Tanah Suci.

Sumber: Adaderana.lk

Like this article?

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on WhatsApp
Share on Telegram

Leave a comment