Tahap tumbuh kembang bayi. Foto: Mommies Daily

Suaramuslim.net – Kehadiran buah hati di tengah keluarga tentu menjadi kebahagiaan yang tak tergantikan. Karenanya, sebagai orang tua kita pasti selalu ingin memberikan yang terbaik khususnya di setiap tahapan tumbuh kembang si kecil. 

Ada banyak hal yang terjadi pada perkembangan bayi sehingga sayang untuk dilewatkan. Perkembangan bayi berjalan secara bertahap sejak usia 0 hari hingga 12 bulan. 

Mengoptimalkan tumbuh kembang anak dan perkembangan bayi paling efektif dalam rentang 1.000 hari pertama kehidupannya atau periode emas. Saat itu, bayi akan lebih cepat menangkap ilmu dan stimulasi. Jadi, apa yang diajarkan dan diberikan akan lebih mudah diterima.

Pada periode emas ini pulalah berbagai pencapaian pertumbuhan akan terjadi. Dari segi fisik, pertumbuhan tinggi badan hingga kekuatan otot bisa terlihat. Potensi buah hati pun mulai bisa terlihat sisi kecerdasan, kreativitas, kemandirian, kepercayaan diri, hingga kesupelannya. Yuk, simak di bawah ini tahap tumbuh kembang bayi saat berusia 1 bulan hingga 12 bulan.

Pada saat berusia 1 hingga 3 bulan maka hal yang akan dia tunjukkan lebih banyak tentang kesal dan senang

Di usia ini akan terlihat si kecil yang sering menangis untuk mengomunikasikan perasaan lapar atau atau emosi kesal lainnya. Ia juga mulai akan membuat kontak mata dengan orang-orang di sekitarnya. Masuk bulan kedua mungkin kamu sering memergoki ia tersenyum saat melihatmu. Dilansir dari Hellosehat, selain tersenyum, bayi yang senang juga akan membuka lebar tangan dan menggoyangkan kakinya.

Di usia 4 sampai 6 bulan bayi bunda tumbuh dengan cepat dan perubahan yang akan datang secara bertubi dan cepat, baik fisik maupun emosional dan kognitif

Di usia 4 sampai 6 bulan, bayi bunda mungkin akan:

  • Memegang kepalanya dengan lengan atasnya atau bahkan tangannya. Peganglah kepalanya dengan stabil saat bunda memposisikannya duduk dan hal yang paling baik adalah mengobrol dengannya.
  • Bayi bunda bisa menemukan bunda di sudut-sudut ruangan dan mengikuti bunda dengan memutar matanya.
  • Dia tahu untuk mengambil perhatian bunda dengan menangis, menjatuhkan sesuatu, atau bahkan dengan batuk yang di buat-buat.
  • Mencoba meraih beberapa obyek dan terkadang ingin mengambilnya. Jika ia mengambil sesuatu, ia akan menggoyangkannya atau menempelkannya di mulut. Jika ia sudah bosan, ini adalah kejadian yang akan mengejutkannya.
  • Ia mengetahuai bahwa tangannya sangat menarik. Ia akan menyapukannya ke benda, memegang benda tersebut, dan melihatnya.
  • Mengeluarkan air liur, dan membuat benda tersebut sebagai mainannya, dan mungkin giginya belum tumbuh.
  • Ia mengenal suara bunda dan akan tenang sejenak jika bunda memanggilnya dari ruangan lain. Ia akan belajar mengantisipasi dan menunggu. Ia akan tertidur dengan sendirinya jika bunda mulai mengenalkannya kebiasaan tidur bunda dan berikan adalah mainan kecil atau selimut kain untuk membuat dia nyaman.

Mulai dari bisa berkata tidak hingga menjadi sosok yang pemalu akan terlihat saat si kecil berusia 7 hingga 9 bulan

Di bulan ketujuh bayi sudah mulai merangkak dengan menggerakkan perut. Ia juga akan meniru suara kata serta meraih sebuah benda. Tahap perkembangan bayi selanjutnya adalah ia akan dapat memindahkan suatu benda dari tangan satu ke tangan lainnya. Selain itu, ia juga sudah mulai merangkak. Kemudian di usia ke sembilan bulan, bunda dan ayah harus mulai bersabar nih. Di tahap ini, sang bayi menyukai meraih, menjatuhkan dan melempar obyek.

Perasaan yang dialami anak usia 10 hingga 12 bulan ternyata lebih banyak, mulai dari sedih, senang, bahkan marah hingga tantrum

Anak-anak di usia ini sudah mulai mencari persetujuan dan menghindari hal-hal tercela sehingga sudah tahu juga respons positif semacam tepuk tangan. Rasa percaya dirinya sudah mulai tumbuh di masa ini namun tetap saja ingin selalu dekat dengan orang tua atau salah satu dari mereka. Walaupun selera humornya sudah tampak, namun ia juga mulai menunjukkan emosi yang berlebihan dengan tantrum.

Perkembangan mental bayi perlu dikenali oleh orang tua agar bisa memberikan perlakuan dengan tepat. Saat si kecil mengalami mood yang berubah-ubah dan mulai tantrum, orang tua diharapkan tetap berada di sampingnya dan menyayangi sepenuh hati.

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.