Tips Merawat Kulit Wajah Sesuai Jenisnya
Essential Oil, salah satu bahan yang bisa dipakai untuk skincare.

Suaramuslim.net – Mengenali jenis kulit wajah sangatlah penting. Hal ini dapat membantu Kamu memilih produk serta cara perawatan wajah yang tepat. Yuk, simak ulasan berikut ini.

Jenis kulit wajah dapat dibagi menjadi beberapa kategori, yaitu jenis kulit normal, kulit kering, kulit berminyak, dan kulit sensitif. Tapi, ada beberapa orang yang memiliki jenis kulit kombinasi di area yang berbeda.

Jenis kulit wajah bergantung pada beberapa faktor, yakni kandungan air yang akan memengaruhi elastisitas kulit, kandungan minyak yang memengaruhi kelembutan dan nutrisi kulit, serta tingkat kepekaan kulit terhadap suatu zat tertentu.

Beberapa uraian di bawah ini akan membantu mengenali jenis kulit Kamu serta bagaimana cara perawatannya.

1. Kulit Wajah Normal

Jenis kulit ini cenderung memiliki keseimbangan antara kandungan air dan kandungan minyak, sehingga tidak terlalu kering dan tidak terlalu berminyak. Jenis kulit ini biasanya jarang memiliki masalah kulit. 

Perawatan untuk jenis kulit normal juga terbilang mudah. Gunakan perawatan kulit wajah yang khusus untuk kulit normal. Gunakan sabun pembersih wajah yang lembut dan jangan menggosok wajah terlalu kasar.

Jika Kamu mendapati kulit menjadi kering atau menjadi berminyak, cobalah pembersih yang berbeda. Karena, kemungkinan besar perawatan kulit yang Kamu gunakan tidak cocok pada kulitmu.

Baca Juga :  Penampakan Unik yang Hanya Ada di Dubai

2. Kulit Wajah Kering

Jenis kulit wajah kering biasanya kurang memiliki kelembapan di lapisan kulit terluar. Hal ini mengakibatkan retakan-retakan kecil pada kulit wajah.

Biasanya, pemilik kulit wajah kering cenderung memiliki pori-pori yang hampir tak terlihat. Permukaan kulit luar juga terlihat kasar dan kusam, serta kulit kurang elastis.

Kulit wajah kering biasanya disebabkan dan diperburuk oleh faktor genetik, penuaan, perubahan hormon, cuaca dingin, radiasi ultraviolet, dan sinar matahari. Bahkan ada juga yang disebabkan oleh bahan-bahan yang terkandung dalam produk perawatan wajah, seperti sabun, pembersih, dan lain-lain.

Perawatan jenis kulit wajah kering, yaitu gunakan pembersih wajah yang lembut dan tidak beralkohol; hindari mencuci muka menggunakan air hangat terlalu lama; gunakan pelembab setiap selesai mencuci muka; serta pakailah sabun pencuci muka yang mengandung bahan yang melembabkan, seperti emolien.

3. Kulit Wajah Berminyak

Jenis kulit wajah berminyak biasanya kerena produksi sebum dari kelenjar minyak yang berlebih. Sebum merupakan zat minyak yang berasal dari minyak, sedangkan kelenjar minyak adalah kelenjar yang terdapat di bawah permukaan kulit.

Sebum berfungsi untuk melembabkan kulit wajah. Namun, apabila produksi sebum berlebihan maka akan menyebabkan kulit wajah menjadi berminyak, pori-pori tersumbat, dan menimbulkan jerawat.

Baca Juga :  Masker Wajah Alami dari Bahan-Bahan di Dapur

Faktor yang memengaruhi tingkat produksi sebum adalalah faktor genetik, perubahan hormon, ataupun stres. Jenis kulit berminyak cenderung memiliki pori-pori besar, berkilau namun kulit terlihat kusam disertai jerawat serta komedo.

Perawatan jenis kulit berminyak dengan cara: rajin mencuci muka setiap hari. Hindari produk pembersih wajah yang mengandung deterjen dan gunakan sabun pencuci muka yang lembut tanpa kandungan gliserin.

Gunakan kertas minyak. Walaupun ini tidak mencegah produksi sebum yang berlebih, namun kertas minyak dapat mengurangi kelebihan minyak di wajah. Masker madu, masker telur dan lemon, masker lidah buaya, masker tomat, serta minyak jojoba juga bisa menjadi perawatan  jenis kulit wajah berminyak.

Hindari makanan yang mengandung minyak, seperti gorengan, makanan tinggi gula, dan makanan siap saji.

Kurangi penggunaan make up terutama foundation. Pilihlah produk berkadar air bukan berkadar minyak. Carilah produk berlabel noncomedogenic yang cenderung tidak menyumbat pori-pori. Gunakan produk tabir surya serta pelembab yang bebas minyak.

4. Kulit Wajah Sensitif

Jenis kulit ini mudah sekali mengalami alergi dan iritasi, serta ruam akibat reaksi oleh faktor tertentu, seperti lingkungan, makanan, atau bahkan produk kosmetik. Kulit jenis ini akan mudah mengalami kemerahan, gatal, kering, pengelupasan, serta terbakar ketika terjadi kontak dengan pemicunya.

Baca Juga :  Bagaimana Menghitung Berat Badan Ideal?

Perawatan jenis kulit sensitif bisa diketahui dengan penyebab reaksi alergi atau iritasi. Gunakan sabun wajah yang lembut dan hindari menggosok wajah serta bilas dengan air hangat. Usahakan tidak menggunakan produk berbahan alkohol, asam, dan wewangian.

Gunakan krim perawatan yang diformulasikan untuk kulit yang sensitif untuk meningkatkan pertahanan kulit dan meredakan sensitifitasnya. Serta jangan pernah lupa menggunakan tabir surya untuk melindungi kulit dari UVA dn UVB.

5. Kulit Wajah Kombinasi

Jenis kulit wajah ini adalah perpaduan antara kulit berminyak dan kulit kering. Biasanya seseorang dengan jenis kulit kombinasi memiliki kulit berminyak di area zona-T (dagu, hidung, dan dahi) sementara pipinya tetap kering.

Jenis kulit ini biasanya dipengaruhi oleh faktor genetik dan masa puber, yakni ketika kelenjar minyak meningkatkan produksi sebum. Selain itu juga, jenis kulit ini dipengaruhi oleh stres dan kurang tidur.

Perlakuan untuk perawatan wajah pada jenis kulit ini akan sedikit berbeda. Misalnya, pembersih ringan dan pelembab untuk di sekitaran pipi, sementara produk anti jerawat dan minyak diperlukan di zona-T.

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.