Al Faga’; Makanan Mewah dari Padang Pasir

Al Faga’; Makanan Mewah dari Padang Pasir

Al Faga'; Tanaman Mewah dari Padang Pasir
Jamur Al Faga (Foto: Imam Gazali)
Suaramuslim.net – Beberapa waktu lalu pernah saya menulis tentang Qolat/Kolat (sejenis jamur yang tumbuh di kampung halaman saya) yang menjadi anugerah tersendiri bagi keluarga kami dan masyarakat sekitar karena tumbuhnya tanpa harus ditanam terlebih dahulu serta memetiknya pun cuma-cuma alias gratis bagi siapa saja yang pertama kali menemukan.
Setali tiga uang dengan qolat, ternyata di padang pasir semenanjung Arab juga terdapat hal serupa baik jenis, cara tumbuh, pun juga cara mendapatkannya. Sebuah jamur yang tiba-tiba muncul dari dalam tanah pada musim tertentu. Apakah dari pembaca yang pernah mendengarnya?
Adalah Al Kam’a atau yang biasa orang Saudi dan sekitar menyebutnya Al Faga’. Sebuah tumbuhan padang pasir yang secara jenis dan ordonya masuk pada keluarga jamur. Berbeda dengan jamur lainnya, Al Faga’ tidak memiliki akar, daun maupun batang. Ia hanya muncul serupa dengan ubi-ubian dari dalam tanah, tepatnya tanah berpasir. Maka tidak salah juga jika kita menyebutnya jamur padang pasir.
Orang Arab secara umum menjuluki Al Faga’ dengan Banaat Al Ra’d (Putri petir). Karena konon, jika ada hujan turun di padang pasir, lalu ada petir yang menyambar di atasnya, maka di sanalah tempat Al Faga’ ini akan tumbuh. Semakin banyak petir yang menyambar, semakin banyak pula Al Faga’ di sekitar tempat tersebut. Maka dari itulah, musim yang tepat untuk memburu Al Faga’ di padang pasir adalah musim semi, di mana intensitas curah hujan dan petir lebih sering.
Namun jangan heran, meskipun cara mendapatkan Al Faga’ ini dengan cuma-cuma atau gratis, tidaklah demikian jika ia sudah berada di lapak atau gelaran pedagang Al Faga’. Jamur yang bisa dimakan mentah atau dimasak ini dibanderol dengan harga 3000 hingga 5500 an riyal per karton besarnya. Setara dengan 10-20an juta rupiah. Fantastis bukan? Itulah sebabnya sebagian orang menyebut jenis jamur ini dengan makanan para Raja.
Yang lebih mengagumkan lagi, Al Faga’ adalah selain sebagai makanan lezat yang berharga fantastis, ia juga merupakan makanan yang sudah ada sejak zaman dahulu. Yang diyakini dapat menjadi obat ampuh bagi mata sesuai dengan apa yang disabdakan oleh Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

الكمأة من المن وماءها شفاء للعين. راه البخاري و مسلم.

“Al Kam’a adalah bagian dari Al Mann (Hidangan Allah subhanahu wa ta’ala, zaman dahulu bagi Bani Israil, lihat QS Al Baqarah ayat 57), dan airnya adalah kesembuhan bagi mata.” HR Al Bukhari dan Muslim
Imam Ibnul Qayyim Al Jauziyah dalam kitab “Al Thib Al Nabawi” menjelaskan bahwa terdapat 3 pendapat yang dimaksud dengan air Al Faga’ dalam hadits tersebut;
  1. Air Al Faga’ harus dicampur dengan obat mata lainnya. Bukan dipakai begitu saja sebagaimana pendapat dari Abu Ubaid.
  2. Air Al Faga’ bisa pakai langsung begitu saja setelah direbus dan diambil airnya.
  3. Air Al Faga’ adalah air hujan yang pertama kali membasahi bumi di mana di situ terdapat Al Faga’. Pendapat ini adalah pendapat yang paling lemah. Begitulah menurut Imam Ibnul Qayyim.
Sedangkan menurut Al Imam Al Nawawi yang benar adalah air yang dimaksud adalah air al Faga’ secara mutlak, mau itu direbus, diperas, dijus sama saja. Lalu beliau menjelaskan bahwa dahulu beliau dan orang-orang pada zaman beliau melihat sendiri bagaimana orang-orang yang benar-benar buta memakai air Al Faga’ sebagai celak. Dan dengan izin Allah mereka dapat benar-benar melihat. Subhanallah!
Riwayat serupa tentang manfaat Al Faga’ lebih banyak lagi meskipun secara ilmiah modern memang perlu ada kajian khusus tentang hal ini.
Namun demikian, bagi seorang muslim cukuplah hadis Rasul sebagai landasan keyakinan karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tak akan berbicara kecuali dengan kebenaran dan wahyu.
Wallahu a’lam.
*Saat tiba-tiba merenungkan surat Al Baqarah ayat 57 tentang cerita bahwa Allah swt dahulu telah menurunkan Al Manna wa Al Salwa.

Like this article?

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on WhatsApp
Share on Telegram

Leave a comment