Bahan Alami Hasil Penelitian Ini Atasi Kanker Kulit
Labu siam (Foto: Lemonilo)

Suaramuslim.net – Kanker, satu dari sekian jenis penyakit mematikan di dunia. Penyakit kanker ada beberapa jenisnya, di antaranya kanker kulit. Meski kanker kulit tidak mengerikan seperti halnya jenis kanker lain, namun penyakit ini perlu diwaspadai. Apalagi Indonesia beriklim tropis, sehingga masyarakatnya rentan terkena faktor risiko kanker kulit.

Meski demikian, penanganan jenis kanker ini cukup mudah dilakukan. Pengobatannya bisa dilakukan secara medis maupun non medis, yaitu melalui herbal alami. Hasil penelitian pelajar Indonesia ini mengungkap penggunaan bahan alami untuk mengobati kanker kulit.

1. Labu Siam 

Labu siam (Foto: Lemonilo)
Labu siam (Foto: Lemonilo)

Penemuan yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM). Labu siam atau dikenal dengan nama manisa, atau labu siam, terbukti mampu mengobati kanker kulit. Kulitnya mengandung getah yang berguna untuk kesehatan kulit manusia. Sementara dagingnya biasa diolah menjadi sayur.

Menurut keterangan dari salah satu tim sebagaimana dilansir dari laman majalahkartini.co.id, (19/3), daging labu siam mengandung senyawa flavonoid dan saponin. Keduanya merupakan senyawa metabolit sekunder yang bersifat anti kanker. 

Baca Juga :  Makan Terlalu Cepat Berpotensi Tingkatkan Penyakit Berbahaya

Setelah melalui rangkaian uji coba penelitian hingga lulus, para peneliti mengembangkan ekstrak pasta labu siam dalam bentuk salep. Tujuannya agar bisa dipergunakan dengan mudah untuk mengobati kanker kulit.

Selain kanker kulit, labu siam ternyata juga bisa mencegah penyakit degeneratif. Yaitu menurunnya kondisi kesehatan seseorang akibat memburuknya jaringan tubuh seiring waktu.

Contohnya penyakit jantung, Osteoporosis, Diabetes tipe 2, hipertensi, dan kanker. Jenis penyakit ini bisa memengaruhi sistem saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang), tulang dan sendi, serta pembuluh darah atau jantung. Faktor penurunan jaringan tubuh biasanya karena bertambahnya usia. Namun sekarang penyakit ini bisa dialami semua orang tanpa mengenal usia. Penyebabnya bermacam, bisa gaya hidup, riwayat penyakit, dan genetik.

2. Daun Gambir 

Daun gambir (Foto: Greeners.co)
Daun gambir (Foto: Greeners.co)

Penemuan berikutnya dilakukan oleh peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Sang peneliti, Galuh Widiarti berhasil menemukan bahwa daun gambir bisa dipakai sebagai bahan baku alami pembuatan tabir surya (sun block).

Menurutnya, daun yang banyak dijumpai di wilayah Sumatera Barat itu mengandung antioksidan tinggi karena adanya senyawa ketekin yang jumlahnya mencapai 90%. Dengan kandungan antioksidan yang tinggi itu, daun gambir sangat baik bagi kesehatan tubuh. Masyarakat setempat juga telah lama menggunakan daun gambir untuk ‘nyereh’.

Baca Juga :  Berat Badan Naik Lagi? Coba 7 Olahraga untuk Diet Ini

Daun gambir diketahui berpotensi mencegah sekaligus mengobati penyakit kanker kulit. Pengujian yang dilakukan Galuh dan tim menggunakan dengan teknik uji in vitro dengan menggunakan sel kanker kulit manusia, dan hasilnya pun positif. Daun gambir lalu diolah menjadi krim kulit yang digunakan sebagai tabir surya. Kandungan ketekin di dalamnya mampu menghalau sinar UV, sehingga ini bisa meminimalisir risiko kanker kulit.

3. Minyak Kelapa

Minyak kelapa (Foto: alodokter.com)
Minyak kelapa (Foto: alodokter.com)

Selain labu siam dan daun gambir, penyakit kanker kulit juga bisa diobati menggunakan bahan alami lain. untuk mendapatkannya pun tidaklah susah. Contohnya minyak kelapa yang banyak dipakai untuk bahan pembuatan kosmetik dan obat alami. Kandungan asam palmitic minyak kelapa yang dioles secara rutin dapat membantu penyembuhan kanker kulit.

Ada juga ekstrak terong yang memiliki senyawa solasodine glycoside atau BEC5. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ekstrak terong secara efektif membunuh sel kanker karsinoma, squamosa, dan keratosis. Sisanya bisa memanfaatkan minyak citrus (ekstrak kulit jeruk), minyak lavender, dan anggur, semunya bisa jadi obat alami penyakit kanker kulit.

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.