Berikut Kronologi Pembunuhan Terhadap Para Pekerja Jembatan di Papua Menurut Polisi

21
Berikut Kronologi Pembunuhan Terhadap Para Pekerja Jembatan di Papua Menurut Polisi
Ilustrasi kepolisian (Foto: faktual)

JAYAPURA (Suaramuslim.net) – Kepolisian Daerah Papua melakukan penyelidikan terkait informasi pembunuhan terhadap para pekerja proyek Istaka Karya Agung yang sedang membangun jembatan di kali Yigi dan kali Auruk.

Menurut keterangan persnya yang tersebar di kalangan media, polda Papua pada hari Senin 3 Desember 2018 sekitar pukul 15.30 WIT telah mendapat informasi dari masyarakat bahwa telah terjadi pembunuhan terhadap para pekerja proyek Istaka Karya yang sedang membangun jembatan di Kali Yigi dan Kali Aurak.

-Advertisement-

“Dari informasi masyarakat bahwa pembunuhan terhadap para pekerja proyek Istaka Karya terjadi pada hari Minggu 2 Desember 2018 di Kali Yigi dan Kali Aurak Distrik Yigi Kabupaten Nduga,” demikian keterangan pers Polda Papua, Selasa (4/12) yang diterima Suaramuslimdotnet.

Menurut Polda Papua, pada hari Sabtu tanggal 1 Desember 2018 pukul 20.30 WIT, Cahyo yang merupakan Project Manager PT. Istika Karya paket pembangunan jembatan Habema-Mugi, mendapat telepon dari nomor yang biasa dipegang oleh Jhoni yakni Koordinator lapangan PT. Istika Karya pengerjaan proyek pembangunan jembatan Habema-Mugi akan tetapi Cahyo tidak paham dengan maksud pembicaraan orang yang menelepon tersebut.

Baca Juga :  Tanggapi Tragedi Penembakan di Papua, FSLDK Indonesia: Pemerintah dan Masyarakat Harus Peduli

“Terakhir PPK Satker PJN IV PU Binamarga wilayah Habema-Kenyam an. Bpk. Monang Tobing melakukan komunikasi melalui sms dengan Bpk. Jhoni pada tanggal 30 November 2018,” sambungnya.

Sementara itu, informasi dari pos Satgaspamrahwan 755/Yalet di Napua-Wamena bahwa Tanggal 30 November 2018 pukul 04.00 WIT tercatat 1 mobil ran strada dengan supir atas nama MS dengan muatan BBM Solar milik PT. Istaka Karya menuju Camp Istaka Karya di Distrik Yigi dengan membawa 5 orang pegawai dan tiba kembali di Wamena pada pukul 18.30 WIT.

Selanjutnya pada tanggal 1 Desember 2018 pukul 02.00 WIT tercatat 2 mobil menuju ke Camp Distrik Yigi dengan masing-masing membawa 15 orang pekerja proyek dari PT Istaka Karya. Pada tanggal 2 Desember 2018, pukul 20.00 WIT 1 mobil Strada kembali ke Wamena dan pada hari Senin tanggal 3 Desember 2018, 1 mobil Strada kembali lajuran dari Wamena ke Distrik Mbua Kabupaten Nduga.

“Dari informasi bahwa 1 mobil strada yang membawa 15 orang pekerja proyek dari PT Istaka Karya sampai saat ini belum kembali ke Wamena. Mendapat informasi tersebut pada hari Senin tanggal 3 Desember 2018 pukul 15.30 Wit, personil gabungan Polri dan TNI yang dipimpin Kabag Ops Polres Jayawijaya a.n. AKP. R.L. Tahapary bergerak dari Wamena menuju Distrik Yigi Kabupaten Nduga, namun saat tiba di kilo meter 46, tim bertemu dengan 1 mobil dari arah Distrik Bua dan menyampaikan untuk tim segera balik karena jalan diblokir oleh Kelompok Kriminal Bersenjata,” tambahnya.

Baca Juga :  Inilah Daya Tarik Indonesia Timur

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, S.H mengatakan bahwa saat ini personil gabungan TNI/Polri telah diterjunkan untuk mengecek informasi tersebut dan selalu siap melakukan evakuasi terhadap para korban dan menangkap para pelaku.

Reporter: Ali Hasibuan
Editor: Muhammad Nashir

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here