Corona Masuk Indonesia, Pemprov Jatim Minta Masyarakat Tidak Panik Belanja

Corona Masuk Indonesia, Pemprov Jatim Minta Masyarakat Tidak Panik Belanja

Corona Masuk Indonesia, Pemprov Jatim Minta Masyarakat Tidak Panik Belanja
Khofifah Indar Parawansa, (4/3). (Foto: Instagram/@khofifah.ip)

SURABAYA (Suaramuslim.net) – Pemerintah Provinsi Jawa Timur meminta masyarakat tidak panik belanja usai adanya kasus virus corona atau Covid-19 di Indonesia.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memastikan situasi Jawa Timur relatif aman dan terkendali. Menurutnya, masyarakat tak perlu sampai memburu masker dan menimbun kebutuhan pokok di rumah. Ia mengatakan kepanikan justru akan memperparah situasi keadaan yang ada saat ini.

“Tidak perlu panik berlebihan. Pemerintah saat ini tengah berupaya menangani kasus virus corona di dalam negeri. Khusus Jawa Timur, kami memperketat pengawasan di berbagai pintu masuk Jawa Timur,” ungkap Khofifah dalam rilis yang diterima suaramuslim.net, Selasa (3/3).

Usai pengumuman adanya warga negara Indonesia yang positif corona hari Senin (2/3) siang, sejumlah masyarakat tampak panik dan memborong barang kebutuhan pokok di sejumlah gerai retail modern Surabaya. Beberapa jenis barang yang banyak diborong pembeli di antaranya adalah sembako, handsoap dan masker.

“Kalau kita menyikapinya biasa saja, tentu situasi tetap normal. Tapi kalau seperti ini, ditambah lagi banyak hoaks di medsos akhirnya masyarakat juga panik,” imbuhnya.

Senada, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia Roy N. Mandey mengimbau masyarakat Indonesia tidak melakukan panic buying akibat wabah corona di Indonesia.

Menurutnya, anggota peritel modern selalu siap hadir dan memenuhi kebutuhan pangan maupun non-pangan masyarakat di seluruh Indonesia. Begitu juga dengan Aprindo Jatim yang telah merilis imbauan senada. Stok bahan kebutuhan pokok di Jatim sangat cukup. Oleh karenanya diharapkan masyarakat tidak melakukan panik belanja.

“Karena tindakan yang berlebihan ini justru membuat kepanikan baru di saat seluruh kebutuhan masyarakat sebetulnya dapat terpenuhi,” ujar Roy dalam keterangan resmi, Senin (2/3).

Editor: Muhammad Nashir

Like this article?

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on WhatsApp
Share on Telegram

Leave a comment