Komite Presiden Palestina Cela Dibebaskannya Ekstremis Yahudi Pembakar Gereja
Pemimpin kelompok ekstremis Yahudi Meir Ettinger muncul di pengadilan di Nazareth Illit, Israel. (Foto: voaindonesia.com)

RAMALLAH (Suaramuslim.net) – Komite Tinggi Presiden Urusan Gereja di Palestina pada Selasa (12/3) mengutuk putusan satu pengadilan Israel untuk membebaskan ekstremis Yahudi yang membakar Gereja Sepulcher of Saint Mary di Al-Quds (Jerusalem).

Putusan itu diambil pengadilan setelah jaksa penuntut umum mencabut tuntutannya atas empat ekstremis Yahudi dengan dalih “bukti tidak cukup” meskipun keempatnya mengakui mereka membakar gereja tersebut dan menyemprotkan slogan rasis anti-Kristen di tembok gereja.

-Advertisement-

Komite itu mengatakan di dalam satu siaran pers, sebagaimana dilaporkan Kantor Berita Palestina, WAFA, Rabu (13/3/2019), putusan itu adalah penyelewengan dari keadilan, bahkan di pengadilan, ketika sampai pada penuntutan orang Yahudi. Sementara itu penguasa Yahudi menangkapi pemuda Palestina tanpa tuntutan atau bukti atau proses pengadilan untuk waktu lama dan jumlah mereka mencapai puluhan selama bertahun-tahun.

Tindakan subversif dan rasis oleh ekstremis Yahudi itu di bawah perlindungan pengadilan dan pemerintah Israel akan mengarah kepada pembentukan generasi masa depan Israel yang dijejali gagasan dan perbuatan yang bermusuh terhadap orang Palestina.

Baca Juga :  Akhirnya, Israel Lepaskan Semua Instalasi Keamanan di Al-Aqsha

Salah seorang ekstremis Yahudi tersebut, yang dituduh membakar gereja itu, Yanoon Reovini -yang dibebaskan oleh pengadilan Israel, juga telah membakar Gereja Tabgha di Pantai Danau Tiberias di Israel Utara pada 2015.

Sumber: WAFA
Editor: Muhammad Nashir

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.