Dua orang suami istri bergandengan. Foto: pixabay.com

Suaramuslim.net – Menikah kemudian mempunyai momongan. Tentu saja hal itu merupakan sesuatu yang sangat lumrah. Sebab, semua orang yang sudah menikah pada akhirnya berkeinginan untuk memiliki anak, kan? Ya, siapa pun di antara kita yang sudah menikah, maka sudah dapat dipastikan memiliki program untuk segera memiliki momongan.

Banyak pasangan-pasangan yang dapat mewujudkan keinginan itu. Baru sebentar menikah sudah ada tanda-tanda istri hamil. Tapi saat yang bersamaan, ada banyak pasangan suami istri yang sudah lama menikah belum ada tanda-tanda akan memiliki anak. Ada yang satu tahun, ada yang dua tahun, bahkan sampai lima tahun pernikahan belum ada tanda-tanda akan mendapatkan momongan.

Berbagai macam usaha dilakukan. Tak henti-hentinya suami istri memanjatkan doa kepada Allah siang dan malam. Tujuannya jelas, yaitu agar segera diberi momongan. Agar Dia segera mengaruniakan anak. Tapi nyatanya keinginan itu tidak segera terwujud. Anak yang dinanti-nantikan tak kunjung hadir.

Lama menikah, tapi tak kunjung memiliki momongan sering kali menimbulkan masalah. Meskipun tidak sedikit yang mampu menghadapi dan menerimanya dengan sabar dan tawakal. Sehingga keharmonisan dan keutuhan rumah tangga tetap terjaga. Tapi sayangnya jumlahnya lebih sedikit, jika dibandingkan dengan yang bermasalah.

Baca Juga :  Jangan Berkata "Seandainya"

Sulitnya memiliki momongan memang dapat menimbulkan masalah. Baik datang dari pihak suami maupun istri. Bisa juga timbul karena adanya campur tangan dari pihak luar. Misalnya dari orangtua yang menuntut segera memiliki cucu. Atau bisa juga datang dari ejekan-ejekan tetangga yang mengatakan mandul, dan lain sebagainya.

Hal itu karena kebiasaan masyarakat yang sudah mendarah daging bahwa setelah menikah ya harus segera punya anak. Jika tidak segera memiliki momongan, padahal sudah lama menikah, maka kebiasaan masyarakat akan “cenderung” memberikan penilaian yang negatif pada pasangan yang bersangkutan. Itulah yang kerap kali terjadi di masyarakat kita. Itulah sebabnya, mengapa orang-orang sering bertanya pada mereka yang sudah menikah, tapi tak kunjung memiliki momongan, “sudah isi apa belum?” atau “sudah mau punya momongan belum?”

Bagi pengantin baru, pertanyaan seperti itu bisa saja dianggap wajar. Biasa. Tapi bagaimana jika pertanyaan itu ditunjukkan pada pasangan yang sudah bertahun-tahun menikah? Apa yang terjadi? Ya, pertanyaan seperti itu tentu saja akan membuat perasaan kurang nyaman. Bisa juga pasangan yang ditanya akan menjadi malu. Tak percaya diri. Bahkan jika hal itu ditanyakan pada pasangan yang memiliki sensitivitas tinggi, tidak menutup kemungkinan akan menjadikannya marah.

Baca Juga :  Keistimewaan Masjid Camii Tokyo, Tempat Pernikahan Syahrini dan Reino Barack

Secara internal, lama tidak segera memiliki momongan juga kerapkali memicu pertengkaran suami-istri. Membuat pasangan suami-istri saling menyalahkan. Istri mengatakan jika suami tak berdaya. Sementara suami menyalahkan istri sebagai wanita yang tidak subur, mandul, dan lain sebagainya.

Intinya, lama menikah tak kunjung mempunyai momongan merupakan masalah yang sensitif dalam hubungan suami istri. Bahkan masalah seperti ini bisa jadi membuat retak bangunan rumah tangga. Hingga tak sedikit di antara pasangan yang saling menuntut cerai.

Sebaik-baik pelajaran adalah kisah. Karena dalam setiap kisah yang kita lihat dan dengar selalu menyimpan hikmah. Ada banyak pelajaran yang bisa kita ambil, dari  setiap kejadian yang terjadi di lingkungan kita. Salah satunya adalah pelajaran terkait dengan momongan ini.

Memang, setiap orang yang sudah menikah pasti memiliki keinginan untuk segera menggendong momongan. Ada perasaan yang kurang jika sudah lama menikah tapi tak kunjung memiliki momongan. Bagi orang-orang yang kurang cerdas, lamanya menanti kehadiran momongan dapat menimbulkan stress dan depresi. Agar hal itu tidak terjadi, maka dibutuhkan sikap dewasa dari kedua belah pihak. Antara suami dan istri harus saling menguatkan. Diskusikan masalah itu bersama-sama. Jalani perawatan dan pemeriksaan bersama. Jalin komitmen bersama. Jangan terpancing untuk mudah menyalahkan. Sebab segala sesuatu adalah kehendak Allah.

Baca Juga :  Taaruf online, Positif dan Negatif

Sebab terpenting yang harus diketahui oleh pasangan yang sudah lama menikah tapi tak kunjung memiliki momongan adalah, berusaha menjadikan hidupnya tetap bermakna. Jalani aktivitas dengan mempererat hubungan cinta dan kasih sayang. Yakinlah bahwa Allah akan memberikan momongan pada saat yang paling tepat. Sebab Dia tidak akan pernah membiarkan hamba-Nya yang bersungguh-sungguh berusaha dan berdoa berada dalam kesedihan.

Allah pasti akan memberikan apa saja yang kita minta pada saat yang paling tepat. Pada saat kita sudah benar-benar siap menerima pemberian Allah itu, sehingga pemberian-Nya itu akan kita maknai sebagai nikmat yang memancing semangat syukur. Sebagai sarana untuk meningkatkan iman dan takwa kita kepada Allah.

Dikutip dari buku Agar Nikah Berlimpah Berkah karya Haidar Musyafa.

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.