Menjaga Konsistensi Amalan Pascaramadhan

0
43
Menjaga Konsistensi Amalan Pascaramadhan

Suaramuslim.net – Ramadhan akan berfungsi sebagai penggerak dan momen perubahan apabila kebiasaan–kebiasaan yang kerap dilakukan ketika Ramadhan berlanjut hingga pascanya. Kali ini, kita merangkum tips untuk menjaga amalan ketika Ramadhan, dan tetap istiqomah tuk melakukannya.

Kesuksesan Ramadhan sangat tergantung dengan kuantitas dan kualitas ibadah pada hari-hari setelah Ramadhan selesai. Namun, mempertahankan sebuah kebiasaan baik juga merupakan tantangan keimanan yang besar.

Bila Ramadhan berlalu dan dapat memberikan bekas dan pengaruh dalam kehidupan sehari-hari ditandai dengan semakin baik perilaku, amal shalih dan ibadah. Artinya, sukseslah kita dalam training dan ujian untuk memperoleh gelar taqwa. Ramadhan disediakan Allah subhanahu wa ta’ala sebagai sarana untuk menjadi insan yang bertaqwa. Namun sebaliknya, bila Ramadhan tidak membekas (berpengaruh), maka gagalah kita dalam training dan ujian tersebut.

Ramadhan telah memberikan pembelajaran yang banyak terhadap kepribadian seorang muslim dalam rangka melahirkan insan yang bertaqwa. Karena itu, perlu meneladani ibadah para shalihin yang tetap stabil di dalam maupun di luar Ramadhan. Nabi shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, “Kalian jangan seperti si Fulan, awalnya rajin sholat malam setelah itu, ia tinggalkan kebiasaan sholat malamnya.” (Shahih Bukhari).

Senantiasa menjaga kewajiban sholat lima waktu secara berjamaah merupakan salah satu cara ampuhnya. Sebuah hadist yang diriwayatkan dari Anas bin Malik ra, Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam. Bersabda, “Barangsiapa shalat berjama’ah selama 40 hari dengan mendapatkan takbir pertama imam (ikhlas karena Allah), maka akan dicatat baginya terbebas dari dua hal; terbebas dari api neraka dan terbebas dari sifat munafik.” (H.R Tirmidzi).

Rajin Mendengar Tausiah

Supaya hati tetap kondusif, rajinlah menghadiri majelis ilmu. Zaman sekarang, tidak ada alasan untuk tidak mendapatkan berbagai ilmu. Apabila merasa tidak memiliki waktu yang cukup, Anda bisa mendengarkan kajian Islam melalui internet melalui youtube misalnya, yang menyediakan ribuan kajian Islam. Tak hanya itu, kita pun bisa mengunduh filenya, dan disimpan di handphone, yang bisa kita dengarkan kapanpun, di manapun.

Selain itu, tekun memelihara amalan sunnah merupakan salah satu kiat untuk mempertahankan amalan Ramadhan. Seperti sempurnanya puasa dengan zakat fitrah, sempurnanya sholat fardhu dengan sholat-sholat sunnah. Nabi bersabda, “Wahai sekalian manusia, beramallah menurut yang kalian sanggupi, sesungguhnya Allah tidak akan bosan sehingga kalian merasa bosan, sesungguhnya amalan yang paling dicintai Allah adalah yang dikerjakan secara berkelanjutan walaupun sedikit.” (Shahih Bukhari).

Tetap Menjaga Kitabullah dan Memelihara Dzikir

Menjaga Kitabullah dengan senantiasa membaca dan mengamalkan kandungannya. Orang yang rajin membaca Al Qur’an, Allah pelihara dari jilatan api neraka, bisa menjadi syafaat dan menerangi kuburannya (Shahihul Jami’ Syaikh Albani). Juga Tetap memelihara dzikir dan permohonan ampun kepada  Allah, baik dzikir lafdzi (sebut asma Allah) maupun dzikir hukmi (ingat Allah dengan menjauhkan diri dari dosa).

Menjauhkan  diri dari segala perkara yang merusak hati dan konsisten dengan taubat nashuha juga merupakan hal penting untuk mempertahankan konsistensi amalan Ramadhan. Hal ini bisa dimulai dengan meninggalkan hal yang tidak bermanfaat.

Nabi bersabda, “Di antara tanda kebaikan agama seseorang adalah kemampuannya untuk meninggalkan hal-hal yang sia-sia.” (Shahih Ibnu Majah). Kemudian, Ahli ilmu mengatakan, “Sesungguhnya kemaksiatan itu berjalan menuju kekufuran. Manusia berpindah dari satu bentuk kemaksiatan kepada kemaksiatan berikutnya, sampai akhirnya dia keluar dari agamanya.”

Sebaik-baik pengharapan adalah pengharapan pada Allah. Lewatnya Ramadhan bukan berarti pula lewatnya kesempatan memanen pahala di bulan-bulan berikutnya. (muf/smn)

SHARE
Suara Muslim adalah jejaring media, menyajikan ragam materi yang mencerahkan, menyejukkan dan menyatukan secara on air, off air dan online.