Merayakan Idulfitri di Tengah Pandemi
Ilustrasi biskuit untuk lebaran.

Suaramuslim.net – Musibah pandemi saat ini masih mewabah di muka bumi, dan tentu pada bulan yang sangat penting bagi umat muslim yaitu bulan suci Ramadan, kita akan sulit melakukan kegiatan beribadah di masjid.

Tahun ini bulan puasa dan Idulfitri terasa berbeda karena kita harus melakukan kegiatan beribadah di rumah.

Maka dari itu untuk saat ini tak ada lagi tradisi atau kegiatan yang dapat membawa suasana yang hangat saat bulan Ramadan. Tak ada buka bersama, tak ada kegiatan tadarus bersama, tak ada kegiatan Nuzulul Quran, tak ada iktikaf bersama, dan tentu saja tak ada salat Idulfitri.

Hal ini membuat kita sangat bersedih dan merindukan semua kegiatan yang hanya datang setahun sekali ini. Namun demikian, sebagai seorang mukmin kita harus bersabar dan tawakal karena semua ini terjadi dengan izin Allah (QS. Al Hadid ayat 22 dan At Taghabun ayat 11).

Kita tetap husnuzan (positive thinking) kepada Allah dan meyakini bahwa semua musibah yang terjadi ini tidak ada yang sia-sia (QS. Ali Imran ayat 191) dan insya Allah indah pada waktunya.

Kegiatan Idulfitri di tengah pandemi

Kegiatan Idulfitri bisa dilakukan bermacam cara. Mulai dari berkumpul bersama keluarga, bersilaturrahmi, bertamu ke rumah tetangga (Jawa: unjung-unjung), berbagi THR (angpao) kepada anak-anak atau adik-adik, menyuguhkan berbagai kue dan minuman serta berbagai sajian kepada para tamu, dan lain-lain.

Tetapi, karena pandemi wabah virus corona, semua kegiatan tersebut harus ditiadakan. Untuk itu, inilah tips-tips kegiatan yang dapat kalian lakukan saat Idulfitri di tahun ini.

1. Gema takbir dan salat Idulfitri

Pada Idulfitri 1441 H/2020 M, umat Islam diimbau untuk menggemakan takbir dan melaksanakan di rumah bersama keluarga. Hal tersebut untuk menerapkan social distancing (jarak sosial) dalam upaya pencegahan virus corona.

Dalam kitab Al Umm, diriwayatkan oleh Imam al-Muzani dari gurunya (Imam Syafi’i bahwa salat Idulftri dan Iduladha boleh dilakukan sendiri di rumah). Termasuk apabila tidak bisa pulang kampung silakan memperbanyak takbir di malam hari dan salat id di rumah kos-kosan, kontrakan, rumah dinas dan lain-lain.

Niscaya pahalanya sama dengan di masjid atau lapangan ketika dalam keadaan normal.

2. Bermaaf-maafan via medsos

Saat pandemi Covid-19, kita masih bisa tetap melaksanakan kegiatan bermaaf-maafan bersama keluarga, teman dan saudara. Namun karena kita diwajibkan untuk social distancing dan berdiam diri di rumah, maka bisa kita lakukan melalui media sosial, seperti sms, whatsapp, instagram dan sebagainya.

3. Melakukan video call

Tatkala terhalang oleh jarak, saat dibatasi ruang dan waktu dalam gerak, tentunya membuat kita tak dapat bertemu saat Idulfitri. Hal tersebut tentu akan membuat sebagian orang akan sedih, apalagi mereka akan melakukan kegiatan lebaran sendirian. Tentu saja kesepian akan melanda mereka saat hari raya Idulfitri tiba.

Kegiatan Idulfitri dapat kita lakukan dengan cara video call terutama bersama keluarga jauh.

Tentu saja hal tersebut sangat baik dilakukan melihat situasi pandemi saat ini. Kita bisa memilih aplikasi apa saja yang dapat dipakai, saat ini sudah banyak aplikasi video call yang bisa melakukan panggilan dengan beberapa orang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan kita.

Tentu saja selain lebih aman, juga dapat menjadi obat rasa rindu terhadap keluarga, sahabat, tetangga dan sanak saudara.

4. Saling berkirim parsel lebaran

Selain berkirim ucapan dan video call, ada cara lain untuk lebih mempererat tali silaturahmi di hari raya Idulfitri, yakni berkirim parsel. Berkirim barang atau makanan di momen lebaran ini menjadi tradisi Idulfitri yang sulit ditinggalkan.

Meski tidak bisa bertemu dengan keluarga secara langsung, berkirim parsel lebaran bisa menjadi alternatif cara lain yang bisa kita lakukan. Tidak perlu yang mewah atau mahal, tetapi sederhana saja yang penting unik dan mengesankan untuk orang tua, kerabat kerja, atau teman dekat moment ini.

5. Mengirim makanan

Bagi seorang istri atau ibu rumah tangga, dapat mengirim makanan lebaran pada sanak keluarga atau yang sedang merantau dan tak bisa pulang. Tentu saja makanan tersebut harus yang tahan lama dan awet.

Hal tersebut diharapkan dapat mengurangi rasa kangen mereka yang merantau terhadap rumah dan suasana lebaran di kampung halaman.

6. Membagikan makanan kepada tetangga

Adanya pandemi ini bukan menjadi alasan buat kita untuk tidak berbagi kebahagiaan bersama tetangga. Apalagi bila ada tetangga yang mengalami kesulitan karena terpapar dan terkena dampak Covid-19 atau sebab-sebab lainnya, kita sebagai tetangga wajib membantu mereka.

Kita bisa mengirimkan beberapa hidangan (yang khas) di hari raya Idulfitri dengan harus tetap melaksanakan physical distancing.

7. Nikmatilah situasi ini dengan bersuka hati

Kita dapat merayakan Idulfitri ini dengan bersuka cita, menikmati hidangan serta berbincang santai bersama keluarga di dalam rumah. Kita bisa melakukan kegiatan makan bersama dengan hidangan ala Idulfitri dan ngobrol seharian bersama keluarga, sambil menonton televisi atau mendengarkan radio Suara Muslim Surabaya 93.8 FM. Tentu saja akan menjadi hal yang menyenangkan.

Itulah tips-tips dalam mengisi kegiatan Idulfitri yang dapat kita lakukan saat pandemi Covid-19 ini. Mungkin Anda mempunyai ide-ide yang lebih baik dan menarik selama tidak melanggar protap Covid-19.

Semoga hal-hal tersebut di atas dapat menjadi solusi bagi kita di rumah yang bingung ingin melakukan apa saat Idulfitri dan mari kita bersama berantas virus corona.

SELAMAT HARI RAYA IDULFITRI 1441 H. TAQABBALALLAHU MINNA WAMINKUM

(Khozin Mustafid, S.Ag, M.Pd.I – Narasumber Program Solusi Ustaz Radio Suara Muslim)

2 COMMENTS

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.