Munas Alim Ulama Bahas Berbagai Rancangan Undang-Undang

13
Lokasi Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama di Islamic Center NTB (Foto: NU Online)

MATARAM (suaramuslim.net) – Nahdlatul Ulama menyelenggarakan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama bertemakan “Memperkokoh Nilai Kebangsaan Melalui Gerakan Deradikalisasi dan Penguatan Ekonomi Warga” di Mataram Nusa Tenggara Barat pada 23-25 November 2017.

Agenda utama dari Munas Alim Ulama adalah menggelar Bahtsul Masail yakni forum bagi para ulama dalam merespon dan memberikan solusi atas problematika aktual yang muncul dalam kehidupan masyarakat.

Forum Bahtsul Masail dibagi ke dalam 3 Komisi yakni Bahtsul Masail ad-Diniyyah al-Waqi’iyyah yang membahas masalah-masalah keagamaan aktual Bahtsul Masail ad-Diniyyah al-Maudlu’iyyah yang membahas masalah-masalah keagamaan tematik dan Bahtsul Masail ad-Diniyyah al-Qonuniyyah membahas masalah-masalah keagamaan berkaitan dengan perundang-undangan.

Terkait dengan Bahtsul Masail yang membahas permasalahan perundang-undangan, Munas Alim Ulama akan membahas beberapa Rancangan Undang-Undang (RUU) yang kemudian akan menjadi rekomendasi bagi DPR RI.

Dirilis dari website resmi Nahdlatul Ulama, diantara RUU yang dibahas adalah RUU Lembaga Pendidikan Keagamaan dan Pesantren, RUU Anti Terorisme, RUU Komunikasi Publik, RUU KUHP dan RUU Etika Berbangsa dan Bernegara.

Munas Alim Ulama di Mataram dibuka dengan Pawai Ta’aruf yang diikuti oleh 15.000 orang dan pengibaran bendera NU raksasa yang mendapat anugerah dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai bendera NU terbesar dengan ukuran 60,14 x 40,20 meter.

Reporter : Ahmad Jilul Qur’ani Farid

Editor : Muhammad Nashir

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here