Siti Aminah Abdul Rahman, jemaah haji asal Malang yang menghembuskan nafas terakhirnya di dalam pesawat, foto: Humas PPIH Surabaya

SURABAYA (Suaramuslim.net) – Kabar duka datang dari jemaah haji kloter 21 Debarkasi Surabaya. Siti Aminah Abdul Rahman, haji asal Kabupaten Malang menghembuskan nafas terakhirnya di dalam pesawat.

Pesawat Saudi Arabia Airline (SAA) SV 5514 yang menerbangkan jemaah haji kloter 21 dari Bandara King Abdul Aziz Jeddah mendarat di Bandara Internasional Juanda pada Sabtu (24/8) pukul 01.05 WIB.

Hari Budi Susetyo, dokter TKHI kloter 21 menuturkan, nenek kelahiran 80 tahun silam yang berangkat bersama besannya ini mengeluh tidak mau makan dan minum, batuk serta suhu tubuhnya meningkat pasca menjalani manasik Arafah-Muzdalifah-Mina.

Tim medis lantas melakukan pemasangan infus pada Siti Aminah selama dua hari serta diberikan obat-obatan yang diperlukan. Setelah itu, pasien masih sempat melaksanakan thawaf ifadah dan wada dengan memakai jasa kursi dorong.

Dokter menambahkan saat proses pemulangan di Bandara King Abdul Aziz Jeddah, Jumat (23/8) pukul 04.00 WAS, pasien merasa mual, lemas dan pucat.

Tim medis lantas memasang infus dan memberikan drip neurobion sambil dicoba makan dan minum. Ketika naik pesawat, pasien dalam keadaan sadar dan normal dengan tetap memakai infus di bawah pengawasan tim medis.

Sabtu (24/8) pukul 00.10 WIB di dalam pesawat sebelum mendarat, pasien mengalami penurunan kesadaran. Tim medis lantas melakukan tindakan pemasangan oksigen, syok position, serta cek tensi darah pasien. 

Pukul 00.20 WIB, tambah Hari Budi Susetyo, nadi pasien teraba sehingga dilakukan pijat jantung.

“Pukul 00.20, karena sudah tidak teraba nadinya, dilakukan pijat jantung. Karena tidak ada perbaikan, pukul 00.40 dinyatakan meninggal dunia,” tutur Hari Budi Susetyo didampingi paramedis TKHI di klinik Debarkasi Surabaya, Sabtu (24/9) dini hari.

Berdasarkan Kartu Kesehatan Jemaah Haji (KKJH), tambahnya, almarhumah memiliki riwayat penyakit bronkitis kronis, serta jantung bengkak.

Jenazah lantas dibawa ambulans menuju Rumah Sakit Haji Sukolilo untuk dilakukan visum oleh tim medis, dan langsung dibawa pulang ke rumah duka  RT 02 RW 01 Desa Mojosari Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Reporter: Teguh Imami
Editor: Muhammad Nashir

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.