Terpilih Menjadi Rektor ITS, Ini Rencana Prof Mochamad Ashari
Mochamad Ashari (Foto: Suaramerdeka.com)

SURABAYA (Suaramuslim.net) – Prof Mochamad Ashari terpilih menjadi rektor ITS Surabaya untuk masa bakti 2019-2024 ke depan, sejumlah rencana sudah ia persiapkan guna menghadapi era industri 4.0 seperti sekarang ini.

Menurutnya, ITS akan menargetkan menjadi World Class Research and Innovative University.

Sistem di ITS setelah tiga tahun menjadi perguruan tinggi berbadan hukum (PTN-BH) sudah menyusun langkah strategis ITS selama lima tahun hingga sepuluh tahun ke depan dalam Rencana Induk Pengembangan (Renip) oleh Majelis Wali Amanat.

“Jadi 2025 itu, ITS ditargetkan menjadi World Class Research and Innovative University, nah itu target atau rencana pengembangan yang sudah disusun oleh Majelis Wali Amanat dan kita rektor berkewajiban untuk mencari cara agar itu tercapai, jadi fokusnya ke arah sana,” ujarnya kepada media, Selasa (15/1/19).

Beberapa fokus yang perlu diperhatikan, menurutnya, target ITS menjadi research and innovative university. Saat mahasiswa lulus ditargetkan untuk dapat mengisi sumber daya di Indonesia, termasuk di industri, pimpinan di lembaga, dan di kementerian.

Baca Juga :  Peduli New Zealand, Umat Islam Surabaya Gelar Aksi Teatrikal Lempar Telur

ITS akan membangun Science Techno Park (STP) sesuai yang ditargetkan oleh Kemenristekdikti dan nawacita Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Targetnya adalah 100 STP, dan saat ini ITS sudah berjalan membangun STP tersebut dan akan lebih diintensifkan di lima tahun ke depan nantinya.

Terlebih saat ini semua universitas di Indonesia sedang menghadapi para mahasiswa generasi milenial, dan tantangan baru di era revolusi Industri 4.0. Di mana kebutuhan sumber daya manusia di bidang industri saat ini lebih mencari dan mengutamakan orang-orang yang inovatif, dan ITS ingin mendorong mahasiswanya ke arah tersebut.

ITS ikut terjun dalam bidang pertambangan di Indonesia, yang menurutnya selama ini belum mendapat perhatian lebih.

“Kami punya SDM yang kompeten di bidang pertambangan tersebut, ada jurusan teknik geofisika dan teknik geomatika yang dapat memberikan sumbangsih teknologi dan inovasi di bidang ini,” ungkap dosen Teknik Elektro tersebut.

Proses panjang pemilihan Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya yang dimulai sejak 1 Oktober 2018 akhirnya memilih mantan Rektor Universitas Telkom tersebut dalam rapat pleno Majelis Wali Amanat (MWA) yang diketuai Prof Dr Ir Mohammad Nuh DEA.

Baca Juga :  Tiga Masjid di Surabaya Menjadi Saksi Dakwah Para Wali

Reporter: Teguh Imami
Editor: Muhammad Nashir

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.