Ilustrasi ibu hamil. Ils: Chamdika Alifa

Suaramuslim.net – Di tengah pandemi corona seperti ini, penting bagi kita untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Tak terkecuali ibu hamil yang mengalami banyak perubahan fisiologis pada tubuhnya.

Meskipun menurut Persatuan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), tidak ada bukti bahwa ibu hamil lebih berisiko lebih tinggi terkena corona, namun karena perubahan bentuk tubuh dan sistem kekebalan tubuh pada ibu hamil maka sangat rentan oleh beberapa infeksi pernafasan.

Apa yang terjadi pada daya tahan tubuh ibu hamil?

Selama kehamilan, kondisi imunitas pada ibu akan terus berfluktuasi. Ini berkaitan dengan bagaimana perkembangan janin dalam kandungan. Ini yang kemudian menyebabkan sulitnya menyikapi penurunan imunitas pada ibu hamil. Karena salah-salah, stimulan yang ditujukan untuk meningkatkan imunitas saat hamil justru menyerang janin itu sendiri.

Pada usia kandungan di bawah 12 pekan, terjadi perubahan pada sistem imunitas ibu hamil. Sejumlah elemen pada sistem daya tahan tubuh akan melemah untuk mendukung proses pembentukan dan perkembangan embrio pada rahim.

Karena bagaimanapun, masuknya unsur gen dari pria dan perkembangan embrio dapat diartikan sebagai benda asing. Oleh imunitas ini dapat diartikan sebagai ancaman yang kemudian diserang dan dimatikan.

Untuk itu, secara alami imunitas tubuh akan menurun, untuk membantu memberi ruang bagi embrio melekat dengan sempurna dan berkembang sesuai usia. Bahkan dikatakan kemampuan anti inflamasi dalam tubuh pada periode ini menurun untuk membantu proses perlekatan sel telur pada dinding rahim.

Nah, di bawah ini tips meningkatkan imunitas pada ibu hamil.

1. Memenuhi nutrisi

Dilansir dari Office of Dietary Supplement, zat besi merupakan mineral utama yang dapat membantu menjaga sistem kekebalan tubuh bunda selama kehamilan.

Zat besi meningkatkan energi dan daya tahan tubuh terhadap stres, infeksi, dan penyakit.

Bunda akan mendapatkan zat besi dari sayuran berdaun hijau seperti bayam atau kangkung, biji-bijian, sereal, pasta, roti, dan daging tanpa lemak.

Selain zat besi, bunda juga perlu mendapatkan vitamin D yang cukup untuk mendukung sistem kekebalan tubuh dengan membantu mengatur sel-sel yang memerangi infeksi.

Tidak hanya akan mendapatkan dosis vitamin D dari matahari, bunda dapat memperolehnya melalui kombinasi makanan dan suplemen.

Vitamin D dapat diperoleh dari ikan salmon, kuning telur, jamur shiitake, serta makanan yang diperkaya susu. Memang sudah seharusnya bunda mengonsumsi gizi seimbang saat hamil.

Selain makanan yang bergizi, bunda bisa mendapatkan zat besi dari berbagai jenis vitamin dan mineral yang sesuai dengan dosis yang disarankan.

2. Istirahat yang cukup

Menurut Mayo Clinic, tidur yang cukup dapat meningkatkan imunitas ibu hamil.

Jika bunda tidak memiliki waktu tidur yang cukup, tubuh bunda akan rentan terhadap virus seperti flu.

Lalu mengapa tidur dapat meningkatkan imunitas? Saat tidur, tubuh bunda akan menghasilkan protein yang disebut sitokin.

Beberapa sitokin akan membantu melindungi tubuh dari peradangan, infeksi, dan efek stres.

Jika bunda tidak tidur cukup, sitokin dan organisme pelindung lainnya, yaitu antibodi penangkal infeksi akan berkurang atau tidak diproduksi lagi yang akan membuat bunda lebih rentan terserang penyakit. Usahakan bunda memiliki tidur yang berkualitas antara 7 atau 9 jam setiap malam.

3. Hindari junk food

Penlitian menunjukkan bahwa makan junk food dapat menyebabkan peradangan. Karena sistem kekebalan bunda sudah lemah, mengonsumsi junk food ini akan membuat tubuh bekerja lebih keras.

4. Tidak stress

Pada awal kehamilan, sistem kekebalan tubuh harus kuat. Stres dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh bunda yang sudah lemah selama kehamilan.

Jadi, penting menemukan cara untuk menjaga stres. Cobalah meditasi, yoga, pijat, buku, atau musik favorit.

5. Minumlah probiotik secara teratur

Probiotik ditemukan secara alami dalam makanan seperti kefir, yoghurt, dan asinan kubis, tetapi bunda dapat mengonsumsi suplemen yang ditemukan di apotek atau toko obat. Probiotik membantu meningkatkan kekebalan tubuh bunda dan janin. Ini dapat membantu melindungi janin dari asma dan alergi dalam jangka panjang juga.

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.