Din Syamsuddin Apresiasi Seruan Ketum PBNU Untuk Menghormati Habib Rizieq
Ketua Dewan Pertimbangan MUI Prof Din Syamsudin (Foto: SMNET/Ali Hasibuan)

JAKARTA (Suaramuslim.net) – Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia, Prof. Din Syamsuddin, mengecam keras penindasan atas muslim Uighur di Provinsi Xinjiang yang dilakukan oleh pemerintah Cina.

“Seperti diberitakan media massa internasional, muslim Uigur di Provinsi Xinjiang mengalami penyiksaan, pengucilan, dan pelarangan menjalankan ajaran agama,” katanya dalam rilis kepada media, Sabtu (15/12).

Penindasan seperti itu, menurut Din Syamsuddin, merupakan pelanggaran nyata atas Hak Asasi Manusia, dan hukum internasional. Hak Asasi Manusia dan International Convenant on Social and Political Rights, lanjut Din menegaskan adanya kebebasan beragama bagi segenap manusia.

“Maka Muslim Uighur yg merupakan mayoritas penduduk di Provinsi Xinjiang memiliki kebebasan menjalankan ajaran agamanya,” katanya.

Din Syamsuddin yang juga President of Asian Conference on Religions for Peace (ACRP) meminta agar penindasan itu dihentikan. Ia mendesak Organisasi Kerja sama Islam (OKI) untuk menyelamatkan nasib umat Islam Uighur dan bersikap tegas terhadap rezim Tiongkok untuk memberikan hak-hak sipil bagi mereka.

“Secara khusus, Dewan Pertimbangan MUI meminta Pemerintah Indonesia untuk menyalurkan sikap umat Islam Indonesia dengan bersikap keras dan tegas terhadap Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok dan membela nasib umat Islam di sana,” kata Din.

Din Syamsuddin juga mengimbau umat Islam dunia untuk menyalurkan tangan pertolongan bagi saudara-saudara muslim lewat cara-cara yang memungkinkan.

Reporter: Ali Hasibuan
Editor: Muhammad Nashir

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.