kota makkah (2)

Suaramuslim.net – Sudah bukan rahasia lagi bahwa Kota Makkah adalah kota penting bagi agama Islam. Begitu banyak sejarah peradaban Islam yang akhirnya menjadikan Kota Makkah menjadi saksi bisu atas peradaban Islam.

Dari Makkah Nabi Muhammad lahir dan di Madinah-lah Islam dibangun dan disebarkan di seluruh dunia. Penting untuk mengetahui sejarah kota Makah untuk menambah pengetahuan dan keimanan kita tentang Islam terutama bagi jamaah Haji, umroh maupun umat Islam yang berkunjung kesana sehingga ketika mengunjungi kota ini ada perasaan memulyakan kedua kota yang penuh berkah tersebut.

Kota Makkah berasal dari kata imtakka artinya mendesak atau mendorong. Dalam surah Ali Imran : 96 Allah berfirman, “Sesungguhnya tempat yang pertama kali dibangun untuk tempat beribadah manusia adalah Baitulloh di Bakkah (Makkah) yang memiliki berkah dan petunjuk bagi seluruh alam.”

Dalam tafsir jalalain menjelaskan tafsir surat diatas bahwa, asal kata Bakkah berasal dari kata bakka-yabbuku artinya menekan, mendesak/mendorong  karena Makkah menekan leher orang-orang yang sombong.

Kota makkah terletak 280 meter dari atas permukaan laut, sejauh 430 km dari arah selatan kota madinah dan sejauh 73 km dari jedah dari arah timur. Kota Makkah berada di lembah ibrahim yang terkurung diantara gunung Falaq dan gunung Quaiquan dari arah utara, gunung Abu Hudaidah dari arah barat, gunung Kudai dari arah selatan, gunung Abi qudais di arah tenggara.

Ibrahim dan Siti Hajar, Penghuni Pertama Kota Makkah

Orang pertama kali tinggal di kota Makkah adalah Ismail alaihisalam dan ibunya siti hajar , tatkala keduanya ditinggal di lembah itu oleh nabi Ibrahim atas perintah Allah ta’ala. Sebelum meninggalkan mereka nabi Ibrahim berdoa kepada Allah, “Ya rabb kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanaman di dekat rumah-Mu yang di hormati. Ya rabb kami yang demikian itu agar mereka mendirikan sholat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezekilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur.”(QS. Ibrahim : 37)

Setelah itu di tengah kehausan karena tidak adanya air, ketika nabi Ismail menjejakkan kakinya dengan kuasa-Nya muncullah Air Zam-Zam yang diberkahi. Secara kebetulan lewatlah kafilah dari Jurhum yang baru saja pulang dari Syam, ketika mereka melihat air maka mereka meminta izin untuk tinggal di dekat situ.  Akhirnya tinggallah nabi Ismail bersama mereka dan merekalah penghuni pertama kota Makkah. Ketika dewasa nabi Ismail pun akhirnya menikah dengan keturunan dari kafilah jurhum yang kemudian keturunannya disebut dengan arab mustaribah oleh para sejarawan.

Sejarah Besar Terjadi di Makkah

Ada dua sejarah besar yang berkenaan dengan kota Makkah yaitu yang pertama hancurnya Abrahah seseorang raja dari Habasyah yang hendak menghancurkan Kabah. Yang kedua adalah lahirnya Nabi Muhammad shallallahu alaihis wa salam, yang kemudian menyebabkan perubahan besar di kota Makkah karena dakwah beliau tentang ketuhanan yang akhirnya merubah peradaban manusia sampai sekarang.

Kontributor: Mufatihatul Islam
Editor: Muhammad Nashir

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.