Yuk, Jaga Kesehatan di Bulan Ramadhan dengan Langkah Cerdik

Yuk, Jaga Kesehatan di Bulan Ramadhan dengan Langkah Cerdik

Olahraga Saat Puasa Kenapa Tidak
Ilustrasi Olahraga. (Ils: Novitasari/Siswi SMK Muhammadiyah 2 Surabaya)

Suaramuslim.net – Di tengah cuaca ekstrem bulan Ramadhan, perlu upaya ekstra untuk menjaga kesehatan seperti, Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Dosen Program Studi (Prodi) S1 Kesehatan Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Dwi Handayani, S.KM., M.Epid., memiliki tips untuk menjaga kesehatan dengan cara cerdik.

Cerdik merupakan gabungan enam langkah jitu menjaga kesehatan di tengah cuaca ekstrem seperti saat ini. Enam langkah tersebut yakni cek kesehatan secara berkala, enyahkan asap rokok, rajin aktivitas fisik, diet gizi seimbang, istirahat cukup dan kelola stres.

Dwi menjelaskan, langkah cerdik ini dilakukan sebagai upaya menjaga kesehatan selama cuaca ekstrem di bulan Ramadhan. Langkah cerdik yang pertama adalah cek kesehatan secara berkala, ini sangat penting dilakukan masyarakat.

“Jangan hanya datang ke pelayanan kesehatan jika sudah sakit, tapi pengecekan kesehatan secara berkala ini sangat penting, terlebih yang memiliki riwayat penyakit seperti diabetes, hipertensi, jantung, dan penyakit kronis lainnya,” jelas Dwi, Rabu (14/4).

Mengawali bulan Ramadhan, masyarakat yang memiliki riwayat penyakit dapat mengecek kesehatan dan konsultasi pada dokter untuk mengatur pola minum obat dan pola diet yang tepat selama bulan puasa.

“Sedangkan bagi yang tidak memiliki gangguan kesehatan, dapat melakukan cek kesehatan sederhana seperti cek berat badan, lingkar perut, tekanan darah,” ungkap Dwi.

Lalu langkah kedua, enyahkan asap rokok, momentum bulan puasa menjadikan seorang perokok bisa memanfaatkan untuk mengurangi menghisap rokoknya.

“Lebih bagus lagi melalui bulan puasa, hal ini bisa menghentikan kebiasaan merokok dan seterusnya,” jelas Dwi.

Langkah ketiga, rajin aktivitas fisik, selama bulan puasa bukan menjadi penghalang kita untuk malas gerak (mager) atau bermalas-malasan. Meskipun sedang berpuasa, aktivitas fisik harus tetap dilakukan.

“Kita bisa melakukan aktivitas yang tidak terlalu berat, seperti jalan santai atau bersepeda selama 30 menit saja sudah cukup,” ungkap Dwi.

Dwi menjelaskan, langkah keempat melalui diet gizi seimbang. Bulan puasa menjadi godaan tersendiri untuk bisa mengontrol makanan maupun minuman yang dikonsumsi.

“Kebanyakan masyarakat banyak mengonsumsi gorengan dan minuman serba manis. Perlu diingat, jika mengonsumsi gula dan lemak berlebihan itu tidak baik bagi kesehatan, karena berisiko terhadap penyakit degeneratif,” jelas Dwi.

Dwi menambahkan, perlunya mengontrol asupan gula dan lemak, mengonsumsi buah menjadi salah satu alternatif untuk berbuka puasa dibandingkan gorengan. Sedangkan tidak boleh dilewatkan juga untuk mengatur asupan air minum hingga memenuhi kebutuhan minimal 1,5-2 liter perhari, untuk mencegah tubuh dehidrasi.

“Untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh dapat membagi porsi minum pada saat berbuka, sebelum tidur, dan pada saat sahur,” ungkapnya.

Perlunya istirahat cukup untuk menjaga kesehatan selama bulan puasa. Tidak dipungkiri bulan Ramadhan, banyak masyarakat bersemangat untuk mengejar amalan ibadah setiap waktu, namun tidak memperhatikan tubuh yang memerlukan waktu istirahat untuk menjaga daya tahan tubuh.

“Kita perlu mengambil waktu sedikit untuk istirahat,” ungkap Dwi menjelaskan.

Langkah keenam, dengan mengelola stres selama bulan puasa, hal ini sebagai momentum untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, karena ini menjadi salah langkah untuk mengelola stres.

“Pendekatan spiritual seperti ini dapat menjadi salah satu upaya untuk mengelola stress menjadi lebih baik lagi,” ungkap Dwi.

Dengan menerapkan tips cerdik selama bulan Ramadhan, ini sebagai salah satu upaya untuk menjaga daya tahan tubuh, sehingga ibadah semakin lancar dan lebih khusyuk.

“Selain itu, kondisi saat ini dalam situasi pandemi jadi protokol kesehatan tetap diterapkan dalam kegiatan kita sehari-hari,” tutup Dwi.

Like this article?

Share on facebook
Share on Facebook
Share on twitter
Share on Twitter
Share on whatsapp
Share on WhatsApp
Share on telegram
Share on Telegram

Leave a comment

Wakaf

10.000 Al-Quran

Persembahkan Pahala Amal Jariyahnya untuk Orang Tua dan Keluarga Tercinta.