Inspirasi Perempuan Pengusaha Yang Memiliki Jati Diri

Inspirasi Perempuan Pengusaha Yang Memiliki Jati Diri

Tips Merawat Rambut Bagi Wanita Berhijab
Ilustrasi Wanita Berhijab. (Ils: Tejaswini Divate/dribbble)

Suaramuslim.net – Hari ini diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional. Tapi bukan ini yang ingin saya bagikan hari ini.

Saya (masih ingin) menulis tentang perempuan-perempuan hebat di zaman Rasulullah. Tulisan kemarin tentang beberapa perempuan pejuang di medan perang. Maka hari ini, tentang perempuan pedagang, perempuan saudagar, perempuan pengusaha di zaman Rasulullah.

Ingatan pertama kita tentang perempuan pengusaha kaya raya, pastilah pada Siti Khadijah, istri tercinta Rasulullah.

Khadijah binti Khuwailid membangun imperium bisnis yang besar. Khadijah binti Khuwailid di imperium bisnisnya bertindak sebagai pemilik modal, sekaligus penyedia barang dagangan.

Sementara, untuk menjual barang-barang tersebut ke luar Makkah, terutama ke negeri dagang Syam, beliau merekrut warga sekitar yang beliau percaya.

Perolehan laba penjualan tersebut akan dibagi hasilnya atau pada beberapa literatur, beliau memberi upah pada pegawainya atas eksibisi dan perjalanan dagang.

Keunggulan dari jiwa entrepreneur Khadijah, yaitu, beliau sangat cerdas dan cekatan dalam mengelola modal, baik materi maupun nonmateri. Di sebuah literatur, digambarkan bahwa Khadijah merupakan tipikal pengusaha yang tidak suka menimbun harta, beliau perempuan yang sangat produktif dalam menjalankan roda bisnis dan tidak pernah melakukan monopoli.

Modal besar yang dimiliki Khadijah tidak dibiarkan tertimbun atau dihabiskan untuk hal yang bersifat konsumtif. Modal tersebut diputar di usaha perdagangan.

Bayangkan kecerdasan beliau dalam mengelola imperium bisnisnya dan jiwa entrepreneur beliau didapat dari ayahandanya.

Perempuan lain yang ahli manajemen dan strategi, ahli matematika, cerdas dan salah satu ulama rujukan di zaman kekhalifahan Umar bin Khattab yaitu, Syifa binti Abdullah bin Abd Syams. Khalifah Umar bin Khatab sering meminta nasihat kepada beliau jika terkait masalah administrasi dan urusan pasar.

Selain Khadijah, salah satu istri Rasulullah yaitu Zainab binti Jahsy juga seorang pebisnis. Zainab seorang perempuan yang memiliki tangan kreatif dengan membuat berbagai macam jenis kerajinan tangan. Dan inilah keunggulan beliau dalam bisnisnya.

Meskipun bisnisnya tidak sebesar Khadijah, namun dengan menguasai jalur produksi sejak di bahan baku hingga di penjualan, menjadi terspesialisasi.

🌹🌹🌹 🌹🌹

Ketiga contoh perempuan pengusaha di atas, menurut ilmu dari MTR, adalah pengusaha-pengusaha yang memiliki jati diri.

Pengusaha-pengusaha yang fokus dengan kelebihannya, mengelolanya dengan pengelolaan terbaik dan unggul pada bidang usahanya.

Pengusaha yang memiliki jati diri ini, umumnya, senyap dalam sorot kamera dan gemerlapnya panggung dan riuhnya tepuk tangan. Karena bukan itu yang menjadi tujuan mereka.

Mereka seolah memiliki tombol infinite growth di dirinya untuk selalu bertumbuh dan berkembang berkeunggulan dan menjadi teladan yang baik.

Tauhidnya terjaga dengan baik (selain karena mereka hidup di zaman Rasulullah, tapi memang dasar jiwanya tegak kokoh tunduk dan patuh hanya pada Allah azza wajalla dan Rasul-Nya).

Pada hari ini, harusnya, para perempuan pengusaha hebat yang bertebaran di bumi Indonesia tercinta, menjadikan hari ini sebagai momentum berkhidmat untuk umat dan bangsa melalui usahanya yang berjati diri.

Mengapa jati diri ini (sangat) penting? Karena sebuah usaha yang besar dan bagus itu bermula dari owner-nya yang tahu betul siapa dirinya, untuk apa dia hidup dan akan menuju ke mana nanti di yaumil akhir.

Semoga akan semakin banyak perempuan pengusaha yang berjati diri yang berkhidmat untuk umat dan bangsa. Sehingga bangsa ini (kembali) menjadi bangsa yang besar dan diperhitungkan di percaturan bangsa-bangsa di dunia. Aamiin.

Salam takzim.

Catatan 8 Syawal 1442 H
20 Mei 2021
Evi Sufiani
Ketua Korps HMI Wati (KOHATI) Badko Jatim 1997-1999

Like this article?

Share on facebook
Share on Facebook
Share on twitter
Share on Twitter
Share on whatsapp
Share on WhatsApp
Share on telegram
Share on Telegram

Leave a comment

Wakaf

10.000 Al-Quran

Persembahkan Pahala Amal Jariyahnya untuk Orang Tua dan Keluarga Tercinta.